Ratusan warga Desa Ambulu Kecamatan Losari Kabupaten Cirebon menggelar aksi damai di depan Kantor Bupati Cirebon. Mereka menuntut pemerintah segera menangani banjir rob yang disebut sudah terjadi selama sembilan tahun dan kini semakin parah.
Ratusan warga Desa Ambulu, Kecamatan Losari Kabupaten Cirebon datang ke Kantor Bupati Cirebon dengan membawa berbagai tuntutan terkait penanganan banjir rob yang terus merendam permukiman dan tambak warga.
Dalam aksi tersebut, warga menyampaikan enam tuntutan kepada pemerintah daerah. Di antaranya mendesak percepatan pembangunan tanggul laut, menuntut status tanggap darurat dan mitigasi bencana, serta normalisasi saluran irigasi wilayah pesisir.
Baca Juga:TPS Kapetakan Dikeluhkan Bau Menyengat & Cemari Lingkungan – VideoJalan Poros Perbatasan Daerah Luput dari Perhatian Pemerintah – Video
Warga juga meminta kebijakan terkait pembebasan atau alih fungsi lahan, rehabilitasi irigasi lingkungan pemukiman, serta pembebasan pajak untuk area tambak yang terlantar akibat banjir rob.
Koordinator lapangan aksi, Sanuri menyatakan banjir rob kini terjadi hampir setiap hari. Menurutnya, kondisi tersebut membuat perekonomian warga lumpuh karena tambak ikan dan udang rusak serta ternak warga tidak produktif.
Sanuri menjelaskan, warga harus berjuang membersihkan air rob hingga pagi hari, namun tetap tidak memiliki penghasilan karena pekerjaan mereka terganggu oleh banjir.
Sementara itu, dalam orasinya, Ulfa yang merupakan kader posyandu dan tim pendamping keluarga mengaku aktivitas pendampingan warga juga sering terhambat akibat banjir rob.
Ulfa menyebut, petugas posyandu dan tim pendamping keluarga harus mendata ibu hamil, balita, dan keluarga berisiko stunting. Namun saat mendatangi rumah warga, mereka sering kesulitan karena genangan rob sudah tinggi.
Warga berharap pemerintah segera mengambil langkah nyata agar banjir rob tidak terus merendam Desa Ambulu dan mengganggu aktivitas maupun perekonomian masyarakat.