Permintaan Bunga Nyekar Ramai di Hari Idul Adha – Video

Permintaan Bunga Nyekar Ramai di Hari Idul Adha
0 Komentar

Momentum Idul Adha membawa berkah bagi para pedagang bunga nyekar di Kota Cirebon. Meski tidak seramai Idul Fitri, penjualan bunga tradisional untuk nyekar tetap meningkat. Tidak hanya bunga tradisional, bahkan tren press flower kini banyak diminati kalangan anak muda.

Menjelang dan saat Hari Raya Idul Adha, penjualan bunga nyekar di sejumlah kios bunga di Jalan Kesambi depan Makam Jabang Bayi, Kota Cirebon, mengalami peningkatan signifikan. Pedagang menyebut lonjakan pembeli paling tinggi terjadi pada H-1 lebaran.

Pada hari H Idul Adha, kondisi kios bunga masih tergolong ramai, meski tidak sepadat saat momen H-1 lebaran. Salah satu pemilik kios bunga, Aldiansa, mengaku omzet penjualan di momen lebaran kali ini diperkirakan menembus hingga lima juta rupiah.

Baca Juga:Potret Pilu Warga Desa Ambulu yang Terpaksa Berdamai dengan Bencana – Video60 Persen Pemukiman Warga Terancam Tenggelam – Video

Dari banyaknya bunga tradisional yang dijajakan, bunga tradisional jenis kingkong dan bunga selasih tetap menjadi favorit para pembeli, terutama saat momen lebaran. Uniknya, selain bunga tradisional untuk nyekar, tren baru juga mulai terlihat di kalangan pembeli muda. Bunga segar atau press flower kini banyak diminati, baik untuk ziarah makam maupun dekorasi rumah hingga kebutuhan media sosial.

Tingginya permintaan juga membuat harga bunga mengalami kenaikan signifikan. Jika pada hari biasa bunga dijual sekitar puluh ribu rupiah, saat momen lebaran harganya bisa mencapai ratusan ribu rupiah.

Para pedagang mengaku pasokan bunga diperoleh dari kerja sama dengan petani lokal guna memenuhi kebutuhan masyarakat selama musim lebaran.

0 Komentar