Inilah video keributan massa yang terjadi di Blok Pelinggihan, Kelurahan Sendang, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Jumat malam. Warga menggeruduk sebuah ruko permak levis setelah muncul dugaan pelecehan terhadap seorang siswi SMP berusia 15 tahun.
Inilah video keributan massa yang terjadi di Blok Pelinggihan, Kelurahan Sendang, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Jumat malam. Warga menggeruduk sebuah ruko permak levis setelah muncul dugaan pelecehan terhadap seorang siswi SMP berusia 15 tahun.
Keributan terjadi sekitar pukul sembilan malam, Ketua RW, Ahmad Saripudin, mengaku pertama kali mendapat laporan dari warga yang datang ke rumahnya dan memberitahukan adanya keributan di depan ruko permak jahit levis.
Baca Juga:TPA Kubangdeleg Tampung Lebih Dari 100 Ton Sampah Setiap Hari – VideoSampah TPS Di Tepi Pantura Arjawinangun Menggunung – Video
Saat tiba di lokasi, kondisi sudah dipadati warga. Menurut keterangan warga, pemilik usaha permak levis diduga melakukan pelecehan terhadap anak di bawah umur yang masih duduk di kelas tiga SMP.
Ketua RW kemudian menanyakan langsung kepada terduga pelaku, pelaku mengaku hanya berkomunikasi lewat pesan whatsapp dan bercanda dengan korban. Namun pihak keluarga menyebut korban sudah mengalami tindakan pelecehan seperti dipegang dan dicium.
Mendengar informasi tersebut, emosi warga memuncak, massa yang semakin banyak datang ke lokasi sempat membuat situasi menjadi ricuh.
Ketua RW bersama Bhabinkamtibmas berupaya meredam amarah warga, namun karena jumlah massa terus bertambah, petugas akhirnya meminta bantuan personel dari Polsek Sumber dan Polresta Cirebon untuk mengamankan situasi.
Peristiwa ini terjadi di Blok Pelinggihan RT 16 RW 05 Kelurahan Sendang, korban diketahui berusia sekitar 15 tahun, sedangkan terduga pelaku merupakan pendatang asal Lampung yang membuka usaha permak levis dan tinggal mengontrak di lokasi tersebut.
Terduga pelaku disebut berusia sekitar 38 tahun dan sudah memiliki istri serta satu orang anak. Ketua RW Ahmad Saripudin menyesalkan terjadinya peristiwa tersebut, terlebih kejadian itu terjadi di wilayahnya menjelang momen Idul Adha.
Hingga kini kasus dugaan pelecehan terhadap anak di bawah umur ini masih dalam penanganan pihak kepolisian Polrrsta Cirebon. Warga berharap proses hukum dapat berjalan dengan adil dan memberikan rasa aman bagi masyarakat.