Masih banyak keluhan warga terhadap kerusakan di sejumlah desa di Kabupaten Cirebon. Pemerintah Kabupaten Cirebon mengungkapkan telah mengalokasikan sekitar lima koma enan persen dari APBD tahun dua ribu dua puluh enam untuk pembangunan infrastruktur dan sanitasi.
Kerusakan jalan sejumlah titik masih menjadi keluhan masyarakat. Di Desa Getasan Kecamatan Depok Kabupaten Cirebon, Jalan Buyut Cabuk sepanjang kurang lebih lima ratus meter disebut sudah rusak selama satu tahun dan belum mendapatkan perbaikan menyeluruh.
Di tengah kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Cirebon menyatakan anggaran infrastruktur tahun ini menjadi salah satu prioritas di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Sekretaris Baperida Kabupaten Cirebon, Fitroh Suharyono menyebut, alokasi untuk infrastruktur dan sanitasi mencapai sekitar lima koma enam persen dari total APBD Kabupaten Cirebon.
Baca Juga:Jelang Operasi Patuh Lodaya 2026 – VideoDisnaker Kab. Cirebon Bekali Calon Pekerja Migran Melalui OPP – Video
Pemerintah daerah menargetkan anggaran tersebut untuk mempercepat penanganan berbagai persoalan infrastruktur, khususnya jalan rusak yang selama ini menjadi keluhan masyarakat. Fitroh menjelaskan, pembangunan infrastruktur tahun ini juga sudah mulai dilaksanakan sejak awal tahun, berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang umumnya baru terlihat pada pertengahan hingga akhir tahun.
Menurut Fitroh, pemerintah daerah tidak dapat membangun seluruh ruas jalan secara bersamaan. Karena itu, penentuan lokasi pembangunan dilakukan berdasarkan skala prioritas dengan mengutamakan jaringan jalan strategis yang menunjang mobilitas dan aktivitas ekonomi masyarakat.
Pemkab Cirebon juga masih mengupayakan tambahan dukungan anggaran dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan pemerintah pusat untuk mempercepat penanganan infrastruktur di berbagai wilayah.
Meski demikian, warga berharap besarnya alokasi anggaran infrastruktur dapat segera dirasakan manfaatnya melalui perbaikan jalan-jalan yang selama ini menjadi keluhan masyarakat di tingkat desa.