“Saya lahir di tanah Bakung. Tumbuh di tanah Bakung. Dan hari ini saya dipercaya masyarakat untuk mengemban amanah. Karena itu saya memiliki tanggung jawab moral untuk terus berjuang bagi kemajuan masyarakat,” katanya.
Ia mengajak seluruh masyarakat untuk terus menumbuhkan rasa bangga terhadap desa dan leluhurnya.
Menurut Bambang, Bakung bukanlah desa biasa. Bakung adalah tanah yang memiliki sejarah luar biasa dan melahirkan banyak tokoh yang memberikan kontribusi besar bagi Kabupaten Cirebon.
Baca Juga:Bambang Mujiarto Minta Program Bantuan Ternak Harus Berkelanjutan – VideoPDAM Tirta Jati Dinilai Jalan di Tempat, Bambang Minta Evaluasi Total
“Bila kita melihat perjalanan pembangunan daerah, banyak putra-putri Bakung yang dipercaya mengisi posisi strategis. Ada yang menjadi pimpinan lembaga, ada yang menjadi pejabat, ada yang menjadi tokoh masyarakat. Ini menunjukkan bahwa tanah Bakung memiliki potensi luar biasa,” ujarnya.
Namun kebanggaan tersebut, kata Bambang, tidak boleh berhenti pada romantisme sejarah semata.
Kebanggaan harus diwujudkan dalam kerja nyata untuk membangun daerah. Karena itu dirinya bersama para tokoh masyarakat berkomitmen untuk terus berjuang bukan hanya bagi Desa Bakung, tetapi juga bagi Kabupaten Cirebon secara keseluruhan.
“Kita ingin Bakung lebih maju. Kita ingin Kabupaten Cirebon lebih baik dari hari ini. Dan setiap langkah pembangunan harus selalu mengingat pesan para leluhur agar tidak kehilangan arah,” tegasnya.
Malam semakin larut. Namun cahaya obor masih menyala. Di bawah langit Bakung yang tenang, ribuan warga terus berjalan menuju Situs Ki Gede Surang.
Langkah mereka bukan sekadar perjalanan fisik. Ia adalah perjalanan batin untuk memahami siapa diri mereka, dari mana mereka berasal, dan ke mana mereka akan melangkah.
Di tengah perubahan zaman yang terus bergerak cepat, masyarakat Bakung seolah ingin menyampaikan sebuah pesan sederhana namun sangat mendalam.
Baca Juga:Cristiano Ronaldo Antar Al Nassr Juara di Usia 41, Legenda Tak Kenal Kata Tua!Blunder Konyol Bento Buyarkan Pesta Juara Ronaldo dan Al Nassr! Berikut 7 Fakta Duel Al Hilal Vs Al Nassr
Bahwa kemajuan tidak harus menghapus tradisi. Bahwa modernitas tidak harus memutus hubungan dengan sejarah.
Bahwa masa depan yang kuat hanya dapat dibangun oleh mereka yang memahami akar budayanya sendiri.
Dan di antara nyala obor yang menembus gelap malam itu, tersimpan keyakinan bahwa kedamaian di bumi Cirebon akan tetap terjaga selama masyarakatnya mampu merawat nilai-nilai luhur warisan leluhur.
