BBWS Pastikan Pembangunan Irigasi Tidak Gusur Rumah Warga – Video

BBWS Pastikan Pembangunan Irigasi Tidak Gusur Rumah Warga
0 Komentar

Balai Besar Wilayah Sungai atau BBWS menggelar sosialisasi pembangunan jaringan irigasi di Aula Kecamatan Waled, Kabupaten Cirebon. Dalam pertemuan tersebut, masyarakat dan pemerintah desa mendapatkan penjelasan terkait pelaksanaan proyek yang akan segera dimulai.

Sosialisasi pembangunan jaringan irigasi yang berlangsung di Aula Kecamatan Waled, Kabupaten Cirebon pada Jumat pagi dihadiri perwakilan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk-Cisanggarung, pemerintah desa, serta masyarakat yang berada di sepanjang jalur proyek.

Dalam kesempatan itu, BBWS menjelaskan bahwa pembangunan jaringan irigasi akan dilaksanakan mulai dari wilayah Desa Jatimulya hingga ke arah hilir kawasan Losari dengan panjang penanganan sekitar 5 kilometer pada sejumlah titik prioritas.

Baca Juga:Swadaya Bersihkan Sampah TPS Liar Di Jalan By Pass Kedawung – VideoCirebon Power Layak Jadi Role Model PLTU Nasional – Video

Pihak BBWS memastikan tidak ada program pembongkaran rumah warga yang berada di sekitar sempadan saluran irigasi. Penjelasan tersebut disampaikan untuk menghilangkan kekhawatiran masyarakat terkait dampak proyek yang akan dilaksanakan.

Selain itu, tenaga kerja lokal akan diakomodasi dalam pelaksanaan pekerjaan. Masyarakat setempat diberikan kesempatan untuk terlibat langsung dalam proyek melalui koordinasi dengan pihak pelaksana.

Terkait penggunaan alat berat yang melintasi jalan desa, BBWS menegaskan seluruh kondisi jalan akan didata dan diperiksa terlebih dahulu. Jika terjadi kerusakan akibat aktivitas proyek, jalan akan diperbaiki dan dikembalikan seperti kondisi semula.

Material hasil galian juga dipastikan tidak diperjualbelikan. Seluruh material akan dimanfaatkan kembali untuk memperkuat tanggul dan mendukung fungsi saluran irigasi.

Sementara itu, pemerintah desa menyambut positif hasil sosialisasi tersebut. Selain memberikan kepastian terkait rumah warga dan perbaikan jalan, hasil pertemuan juga membuka ruang penyusunan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) antara pihak pelaksana dengan desa-desa yang terdampak proyek.

Pembangunan irigasi ini juga dirancang agar tidak mengganggu distribusi air bagi petani. Metode pekerjaan yang digunakan memungkinkan aliran air tetap berjalan, sehingga aktivitas pertanian masyarakat tidak terganggu selama proses pembangunan berlangsung.

Melalui sosialisasi ini, pemerintah desa berharap pelaksanaan pembangunan jaringan irigasi dapat berjalan aman, lancar, dan kondusif, serta memberikan manfaat bagi sektor pertanian dan masyarakat di wilayah Kecamatan Waled dan sekitarnya.

0 Komentar