Damkar Bantu Petani Lobener, Buka Jalur Irigasi Tersumbat – Video

Damkar Bantu Petani Lobener, Buka Jalur Irigasi Tersumbat
0 Komentar

Musim kemarau yang berkepanjangan membuat para petani di Desa Lobener, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu, harus mencari berbagai cara agar air irigasi tetap dapat mengaliri sawah. Bahkan, petani bersama pemerintah desa menggandeng Dinas Pemadam Kebakaran untuk membantu membuka jalur aliran air yang tersumbat di bawah gorong-gorong.

Puluhan petani di Blok Rukem, Desa Lobener, Kecamatan Jatibarang, minta bantuan petugas pemadam kebakaran untuk melakukan pengeboran tanah di bawah gorong-gorong yang menghambat aliran air menuju areal persawahan.

Petani bersama petugas pemadam bergotong royong melakukan pengeboran tanah di bawah gorong-gorong yang menghambat aliran air menuju areal persawahan.

Baca Juga:Peringati Hari Konservasi Alam Nasional, Indocement Perkuat Pelestarian Habitat Satwa – Video‎DPRD Kabupaten Cirebon Dorong Optimalisasi PAD – Video

Pengeboran dilakukan karena posisi gorong-gorong dinilai terlalu tinggi, sehingga saat giliran air irigasi datang, air tidak dapat mengalir masuk ke saluran sawah.

Akibat kondisi tersebut, petani kesulitan memperoleh pasokan air, terutama di tengah musim kemarau. Untuk mengatasi persoalan itu, petani berinisiatif membuat jalur baru di bawah gorong-gorong agar air tetap dapat mengalir ke lahan pertanian.

Proses pengeboran dibantu oleh Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Indramayu. Dua unit mobil damkar berkapasitas tiga ribu liter dikerahkan untuk menyemprot tanah sehingga memudahkan proses pelubangan di bawah gorong-gorong.

Menurut petani, jalur irigasi tersebut untuk mengairi sekitar 80 hektare sawah yang tersebar di Blok Rukem, Blok Lunglega, dan Blok Sedep.

Sementara dari petugas damkar Indramayu, Sujono, mengatakan pihaknya membantu proses pengeboran atas permintaan petani agar akses aliran air menuju persawahan dapat segera difungsikan kembali. Lubang yang dibuat nantinya akan dipasang pipa sebagai saluran baru agar air irigasi dapat mengalir melewati bawah gorong-gorong menuju areal persawahan.

Para petani berharap perbaikan saluran irigasi ini menjadi solusi sementara di tengah musim kemarau, mereka juga meminta pemerintah segera melakukan penanganan permanen agar distribusi air irigasi ke lahan pertanian tidak lagi terhambat pada musim tanam berikutnya.

0 Komentar