Serangan hama tikus merusak tanaman padi milik petani di Desa Kertawangun, Kecamatan Sedong. Jika dalam kondisi normal lahan persawahan di sana dapat menghasilkan sekitar 50 hingga 60 karung gabah, pada musim panen kali ini salah seorang petani bernama Amin hanya mampu memperoleh delapan karung saja.
Serangan hama tikus yang merusak tanaman padi milik petani di Desa Kertawangun, Kecamatan Sedong, Kabupaten Cirebon, ini kian meluas. Amin mengaku hasil panen dari lahan garapannya yang seluas satu hektare mengalami penurunan drastis akibat keganasan hama tikus tersebut.
Menurutnya, kawanan tikus menyerang dengan cara memotong batang padi sejak tanaman belum mengeluarkan bulir. Akibatnya, tanaman padi menjadi mengering, mati, dan gagal menghasilkan gabah secara total.
Baca Juga:Petani Geram Keluhan Gagal Panen Tak Direspon – VideoRutan Kelas I Cirebon Gagalkan Penyelundupan – Video
Amin memperkirakan sedikitnya terdapat 10 hektare lahan persawahan di wilayah Desa Kertawangun yang kini terdampak parah oleh serangan hama tikus yang sama.
Atas kondisi ini, warga dan para petani setempat sangat berharap pihak Dinas Pertanian segera melakukan peninjauan langsung ke lokasi serta memberikan bantuan penanganan yang cepat dan tepat. Langkah ini dinilai mendesak guna mencegah kerugian materiil petani semakin meluas pada musim tanam berikutnya.