Kebakaran Lahan Nyaris Merembet Ke Perumahan & Pabrik – Video

Kebakaran Lahan Nyaris Merembet Ke Perumahan & Pabrik
0 Komentar

Kebakaran lahan kering yang terjadi di Kabupaten Cirebon nyaris merembet ke permukiman warga dan sebuah pabrik. Warga sempat berhamburan panik dan berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya sebelum petugas pemadam kebakaran (Damkar) tiba di lokasi.

Kepanikan warga tersebut melanda kawasan Desa Kejuden, Kecamatan Depok, Kabupaten Cirebon pada Selasa sore. Kebakaran lahan ilalang itu dengan cepat meluas dan mendekati rumah-rumah warga. Tiupan angin yang cukup kencang membuat kobaran api cepat menjalar dan menyulitkan proses pemadaman awal. Warga pun berupaya menyekat pergerakan api dengan menggunakan ember serta selang air rumah tangga.

Tak lama setelah mendapat laporan dari warga mengenai insiden kebakaran tersebut, dua unit mobil pemadam dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan segera tiba di lokasi dan langsung melakukan tindakan pemadaman. Petugas fokus mengendalikan pergerakan api yang saat itu sudah hampir menyentuh dinding kawasan pabrik dan perumahan warga.

Baca Juga:Reses, Prof Rokhmin Dahuri Serap Aspirasi Warga Kota Cirebon – VideoAntrean Kendaraan Di SPBU Mengular – Video

Setelah berjibaku selama kurang lebih 40 menit, petugas Damkar dibantu personel BPBD dan warga setempat akhirnya berhasil memadamkan api secara total, sehingga tidak sampai menimbulkan dampak kerugian yang lebih besar.

Hingga kini, penyebab pasti kebakaran tersebut masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian. Namun, petugas menduga kuat bahwa titik api berawal dari aktivitas pembakaran sampah sembarangan di area lahan kosong tersebut.

Setelah proses pemadaman selesai dan dilakukan pendinginan area (cooling down), petugas mengimbau masyarakat luas agar tidak melakukan aktivitas pembakaran sampah atau semak belukar. Larangan ini sangat ditekankan terutama saat kondisi cuaca kering dan angin kencang karena berpotensi besar memicu kebakaran yang membahayakan permukiman maupun fasilitas umum.

0 Komentar