Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon terus mematangkan persiapan operasional Sekolah Rakyat menjelang pembukaan resminya pada pertengahan Juli mendatang. Melalui rapat koordinasi bersama sejumlah perangkat daerah, pemerintah memastikan kesiapan kebutuhan tenaga pendidik, layanan kesehatan, hingga infrastruktur penunjang sebelum 270 siswa mulai masuk ke asrama.
Rapat koordinasi tersebut digelar di Kantor Bupati Cirebon dengan melibatkan Dinas Sosial, Dinas Pendidikan, Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Wilayah X Provinsi Jawa Barat, Dinas Kesehatan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), serta para camat setempat.
Pemerintah daerah mendapat tugas khusus untuk mendukung pelaksanaan Program Strategis Nasional (PSN) Sekolah Rakyat ini, terutama dalam hal penyediaan guru sementara, proses perizinan, dan pemenuhan dukungan operasional lainnya.
Baca Juga:Reses, Prof Rokhmin Dahuri Serap Aspirasi Warga Kota Cirebon – VideoAntrean Kendaraan Di SPBU Mengular – Video
Untuk memenuhi kebutuhan tenaga pendidik, pemerintah daerah akan menugaskan guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan guru pendamping dari sekolah swasta, sembari menunggu proses rekrutmen guru definitif oleh pemerintah pusat selesai. Pemkab Cirebon saat ini juga masih menunggu kepastian regulasi terkait skema pembiayaan serta fasilitas bagi para guru sementara tersebut.
Selain pemenuhan tenaga guru, Dinas Kesehatan diminta untuk menyiapkan skrining pemeriksaan kesehatan bagi seluruh siswa saat mulai memasuki asrama, menyediakan layanan kesehatan berkala, serta memberikan pendampingan psikologis untuk membantu proses adaptasi mental para siswa baru.
Di sisi lain, Dinas Sosial tengah menyiapkan wali asram, tenaga administrasi, petugas keamanan dan kebersihan, hingga pramubakti penyaji makanan. Sementara itu, Dinas PUPR, Diskominfo, dan Dinas Lingkungan Hidup bertugas menyelesaikan berbagai kebutuhan sarana fisik, jaringan internet, serta tata ruang hijau penunjang sekolah.
Sekolah Rakyat di Kabupaten Cirebon merupakan salah satu dari 104 Sekolah Rakyat yang dibangun oleh pemerintah pusat secara nasional. Sekolah ini berdiri di atas lahan seluas 5,4 hektare yang berlokasi di Kelurahan Kaliwadas, Kecamatan Sumber. Berdasarkan linimasa yang ada, para siswa dijadwalkan mulai masuk ke asrama pada 11 hingga 13 Juli, sedangkan kegiatan belajar mengajar (KBM) akan resmi dimulai pada 14 Juli 2026.