Keberadaan tempat pembuangan sampah (TPS) liar di Desa Mertapada Wetan, Kabupaten Cirebon, kembali menjadi titik baru yang dikeluhkan warga karena menimbulkan persoalan lingkungan yang serius.
Tumpukan sampah yang berserakan di sisi kanan dan kiri jalan Desa Mertapada Wetan, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon ini kondisinya semakin mengkhawatirkan. Sampah rumah tangga hingga limbah jenis lainnya dibuang sembarangan hingga menyebabkan lingkungan sekitar terlihat kumuh, memicu maraknya lalat, serta mengeluarkan bau busuk yang menyengat.
Warga menilai titik TPS liar ini sudah menimbulkan gangguan yang nyata bagi kesehatan lingkungan maupun ancaman keselamatan bagi para pengendara yang melintas. Rendahnya kesadaran masyarakat untuk membuang sampah pada tempat yang semestinya menjadi salah satu penyebab utama terus bertambahnya volume sampah. Terlebih, oknum yang membuang sampah di lokasi liar ini didominasi oleh warga atau pengendara dari luar desa.
Baca Juga:Reses, Prof Rokhmin Dahuri Serap Aspirasi Warga Kota Cirebon – VideoAntrean Kendaraan Di SPBU Mengular – Video
Upaya pengangkutan sampah melalui program Saber yang selama ini dilakukan setiap dua minggu sekali dinilai belum efektif. Pasalnya, dalam waktu sekitar tiga hari pascabersih-bersih saja, lokasi tersebut sudah kembali dipenuhi sampah hingga menggunung.
Kondisi ini tidak hanya mencemari lingkungan sekitar, tetapi juga membahayakan para pengguna jalan. Sampah yang meluber hingga ke badan jalan kerap membuat pengendara sepeda motor tergelincir, terutama saat kondisi jalanan basah, sehingga meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas.
Warga berharap Pemerintah Kabupaten Cirebon bersama instansi terkait dapat menambah frekuensi pengangkutan sampah, menindak tegas para pelaku pembuangan sampah sembarangan, serta menyediakan fasilitas pengelolaan sampah yang memadai. Langkah ini dinilai penting agar keberadaan TPS liar tidak terus bermunculan dan meresahkan masyarakat.