Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Cirebon terus mengevaluasi pelaksanaan program Sekolah Adiwiyata. Evaluasi dilakukan untuk memastikan program tidak sekadar menjadi penghargaan, tetapi mampu membangun kepedulian dan kebiasaan menjaga lingkungan di kalangan warga sekolah.
Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Cirebon terus mengevaluasi pelaksanaan program Sekolah Adiwiyata. Kepala Bidang Peningkatan Kapasitas dan Pemulihan Lingkungan, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Cirebon, Alfian Rediana, mengatakan program Sekolah Adiwiyata diarahkan untuk menanamkan kepedulian lingkungan kepada generasi muda sejak di lingkungan sekolah.
Penilaian mencakup sejumlah aspek, mulai dari pengelolaan kebersihan, taman atau ruang terbuka hijau, sanitasi, hingga kondisi lingkungan di sekitar sekolah. Monitoring dan evaluasi juga dilakukan terhadap tenaga pendidik, tenaga kependidikan, serta warga sekolah secara umum.
Baca Juga:Zahra Siswi SMPN 4 Raih Juara 3 Panjat Tebing O2SN Jabar – VideoWakil Wali Kota Farida Dukung Teras Ngebaca Di Kalijaga – Video
Langkah ini dilakukan untuk melihat sejauh mana kegiatan tersebut berjalan efektif, dan memberikan dampak terhadap lingkungan sekolah. Hasil evaluasi tersebut nantinya menjadi bahan perencanaan program berikutnya.
Dengan demikian, pelaksanaan Sekolah Adiwiyata diharapkan tidak berhenti pada pencapaian penghargaan, tetapi terus mendorong kebiasaan menjaga lingkungan secara berkelanjutan. Kegiatan lingkungan di sekolah diharapkan dapat terus berkembang, dan memberi dampak nyata terhadap kebiasaan warga sekolah dalam menjaga lingkungan.