Progres Sensus Ekonomi 2026 Di Kota Cirebon Capai 25,9 Persen – Video

Progres Sensus Ekonomi 2026 Di Kota Cirebon Capai 25,9 Persen
0 Komentar

Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Cirebon mencatat pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 telah mencapai 25,9 persen hingga akhir Juni. Pendataan yang melibatkan 232 petugas ini dilakukan secara door-to-door maupun pengisian mandiri, dengan target penyelesaian keseluruhan sebelum pertengahan Agustus 2026.

Sensus Ekonomi 2026 yang dilaksanakan oleh BPS Kota Cirebon memiliki cakupan yang jauh lebih luas dibandingkan dengan sensus ekonomi periode sebelumnya. Jika pada periode lalu pendataan hanya berfokus pada lini kegiatan usaha ekonomi, kali ini instansi tersebut juga mencakup variabel kondisi sosial ekonomi masyarakat luas serta sektor pertanian.

Kepala BPS Kota Cirebon menjelaskan bahwa pendataan komprehensif ini bertujuan untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai makro ekonomi di seluruh sektor, mulai dari pertanian, pertambangan, industri manufaktur, hingga sektor jasa dan perdagangan. Selain itu, sensus ini menjadi sarana strategis untuk memotret kluster kondisi sosial ekonomi masyarakat secara lebih mendalam.

Baca Juga:Kebakaran Lahan Nyaris Merembet Ke Perumahan & Pabrik – VideoTPS Liar Menjamur Di Desa Mertapada Wetan – Video

Dalam pelaksanaannya, BPS menerapkan tiga metode pendataan utama. Pertama, pengisian kuesioner secara mandiri melalui tautan digital yang dikirim kepada responden. Kedua, pengisian mandiri yang difasilitasi melalui pertemuan tatap muka maupun daring. Ketiga, metode jemput bola atau door-to-door yang sudah mulai diakselerasi sejak 15 Juni 2026 lalu.

Sebanyak 232 petugas lapangan diterjunkan secara masif untuk mendatangi seluruh bangunan fisik di wilayah Kota Cirebon. Objek pendataan mencakup bangunan rumah tangga, tempat usaha atau ruko, gedung pemerintahan, rumah ibadah, hingga bangunan kosong.

Hingga akhir Juni, progres pendataan dilaporkan telah menyentuh angka 25,9 persen dari target total lebih dari 131 ribu bangunan yang harus tercatat. Angka realisasi tersebut dinilai positif karena sedikit melampaui target berkala yang ditetapkan BPS, yakni sebesar 25 persen pada akhir Juni.

Pihak BPS memastikan seluruh hasil data mentah sensus ini nantinya akan dipublikasikan secara transparan. Data tersebut dapat dimanfaatkan oleh elemen masyarakat, akademisi, maupun pemerintah daerah sebagai kompas dasar penyusunan kebijakan publik dan perencanaan pembangunan daerah ke depan.

Hingga saat ini, pelaksanaan sensus lapangan di Kota Cirebon terpantau berjalan lancar berkat dukungan penuh dari pemerintah daerah serta berbagai pemangku kepentingan (stakeholders) terkait lainnya. BPS optimistis seluruh proses pendataan dapat diselesaikan tepat waktu sebelum pertengahan Agustus 2026.

0 Komentar