Tangis Pecah – Video

Tangis Pecah
0 Komentar

Seorang wanita muda menjadi korban penyiksaan keji oleh oknum anggota polisi hingga mengalami luka bakar hampir di separuh tubuhnya. Korban yang merupakan warga Kota Cirebon tersebut bahkan harus menahan siksaan selama dua tahun, hingga dipaksa mengaborsi kandungannya yang merupakan hasil nikah siri dengan terduga pelaku. Didampingi tim hukum Hotman 911 (Hotman 911), korban telah resmi melaporkan kasus ini dan berharap oknum polisi tersebut dijatuhi hukuman seberat-beratnya.

Didampingi pihak keluarga, korban berinisial M menceritakan seluruh kisah tragis yang menimpanya kepada tim kuasa hukum di Kota Cirebon. Terduga pelaku diketahui merupakan oknum polisi aktif yang berdinas di Polres Tegal Kota. Sambil menahan tangis dan trauma mendalam, M mengisahkan awal perkenalan hingga tabiat temperamental suami sirinya. Korban mengaku sejak awal kenal sering dicekoki narkotika jenis sabu hingga dipaksa mengikuti pesta seks, bahkan awalnya ia tidak mengetahui bahwa suami sirinya tersebut adalah seorang anggota Polri aktif.

Puncaknya terjadi pada September tahun lalu. M yang sempat dipaksa untuk membuat narkoba, disiram air keras oleh terduga pelaku hingga menyebabkan separuh tubuhnya melepuh dan mengalami luka bakar parah. Tidak sampai di situ, oknum tersebut juga tega memaksa anak kandung korban dari pernikahan sebelumnya—yang masih berusia dua tahun—untuk menonton video asusila. Selama ini korban tidak berani melapor karena kerap mendapat ancaman pembunuhan dari terduga pelaku.

Baca Juga:Jembatan Gorong-Gorong Pemicu Kecelakaan Mulai Diperbaiki – VideoPonpes Khas Kempek Siap Jika Ditunjuk Jadi Tuan Rumah Muktamar NU – Video

Sementara itu, tim kuasa hukum dari Hotman 911 memberikan apresiasi atas langkah cepat pihak kepolisian yang langsung melakukan penahanan terhadap oknum tersebut. Selain penganiayaan berat dan penyiraman air keras, korban juga diketahui mengalami kekerasan serta penyimpangan seksual. Tim kuasa hukum mendesak agar penanganan kasus yang menyebabkan korban mengalami trauma berat ini dilakukan secara transparan dan berkeadilan.

Sebelum kasus ini terbongkar, terduga pelaku sempat mengelabui orang tua korban dengan berbohong bahwa luka bakar di tubuh M terjadi akibat kecelakaan saat memasak di dapur. Kini, pihak keluarga menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada pihak berwajib dan menuntut agar oknum polisi tersebut dipecat secara tidak hormat serta dijerat pasal berlapis dengan ancaman hukuman maksimal.

0 Komentar