Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi siswa baru tingkat SMP dijadwalkan akan dilaksanakan selama lima hari, mulai Senin, 13 Juli mendatang. Pelaksanaan MPLS tahun ajaran baru ini dipastikan mengedepankan konsep sekolah ramah anak tanpa adanya praktik perpeloncoan. Selain mengenalkan lingkungan sekolah, kegiatan ini juga akan diisi dengan edukasi tentang bahaya narkoba serta penguatan karakter siswa.
Pelaksanaan agenda tahunan ini akan berlangsung mengacu pada Petunjuk Pelaksanaan (Juklak) dan Petunjuk Teknis (Juknis) resmi dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Kegiatan MPLS dijadwalkan berjalan dari Senin hingga Jumat.
Selama pelaksanaan, seluruh sekolah diminta secara ketat menerapkan konsep MPLS yang ramah, aman, dan nyaman bagi peserta didik baru. Materi yang diberikan tidak hanya sebatas pengenalan lingkungan fisik sekolah, melainkan juga penanaman karakter melalui program kebiasaan positif dan nilai-nilai yang terkandung dalam gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat.
Baca Juga:Jalan Rusak Di Desa Rawaurip Dikeluhkan Masyarakat – VideoPetani Garam Cirebon Keluhkan Sepinya Pembeli Saat Panen – Video
Pihak sekolah menegaskan tidak ada lagi praktik perpeloncoan, perundungan (bullying), maupun aktivitas fisik dan mental yang berpotensi memberikan dampak negatif kepada siswa baru. Penggunaan atribut pun dibuat sesederhana mungkin; siswa cukup mengenakan seragam asal sekolah sebelumnya, membawa identitas diri yang wajar, dan tidak dibebani perlengkapan yang tidak relevan.
Untuk memperkaya materi dan bobot kegiatan, pihak sekolah berencana menghadirkan narasumber eksternal yang kompeten. Di antaranya adalah Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk memberikan edukasi masif mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba. Selain itu, sekolah juga akan menghadirkan psikolog guna memberikan pemahaman terkait kesehatan mental (mental health) serta proses adaptasi psikologis peserta didik baru di lingkungan yang baru.
Pihak sekolah turut mengimbau para orang tua agar tidak perlu khawatir terhadap pelaksanaan MPLS tahun ini. Orang tua diminta memberikan dukungan penuh kepada anak-anaknya, karena seluruh rangkaian kegiatan telah dirancang secara edukatif, tanpa tekanan, maupun kewajiban yang memberatkan siswa.