Salah satu contohnya adalah penyakit Celiac, yaitu kondisi ketika tubuh tidak dapat mencerna gluten. Pada penderita kondisi ini, kelelahan dapat menjadi tanda bahwa penyakit sedang kambuh.
5. Infeksi
Berbagai jenis infeksi juga dapat membuat tubuh kehilangan energi dalam waktu cukup lama.
Beberapa infeksi yang disebut dapat memicu kelelahan antara lain:
- Mononukleosis
- HIV
- Covid-19
- Influenza
- Pneumonia
- Penyakit Lyme
6. Gangguan pada Jantung dan Paru-paru
Kelelahan juga sering dialami oleh orang yang memiliki gangguan pada sistem jantung maupun paru-paru.
Beberapa Kondisi yang BerkaitanDi antaranya meliputi:
Baca Juga:Toy Story 5 Bidik Gelar Film Toy Story Terlaris Sepanjang Masa5 Tanda Tubuh Lelah Mental yang Sering Diabaikan, Bukan Cuma Ngantuk
- Penyakit jantung
- Sindrom takikardia ortostatik postural
- Penyakit paru obstruktif kronik
- Emfisema
- Gagal jantung kongestif
Kondisi tersebut dapat mengurangi kemampuan tubuh dalam memasok oksigen dan energi untuk beraktivitas.
7. Masalah Kesehatan Mental
Tidak hanya kondisi fisik, kesehatan mental juga berpengaruh terhadap tingkat energi seseorang.
Beberapa gangguan yang dapat menyebabkan kelelahan berkepanjangan meliputi:
- Depresi
- Gangguan kecemasan
- Post-traumatic stress disorder (PTSD)
Kondisi ini dapat membuat tubuh terasa lelah meski tidak melakukan aktivitas fisik yang berat.
