Pendapatan Asli Daerah atau PAD dari sektor parkir di Kota Cirebon terus menunjukkan peningkatan. Dinas Perhubungan Kota Cirebon menyampaikan, hingga awal Juli 2026, realisasi pendapatan parkir telah mencapai sekitar Rp1,8 miliar atau 45 persen dari target Rp4 miliar yang ditetapkan tahun ini.
Dinas Perhubungan Kota Cirebon mencatat realisasi PAD parkir hingga awal Juli 2026 mencapai sekitar Rp1,8 miliar. Angka tersebut setara 45 persen dari target pendapatan parkir sebesar Rp4 miliar yang dibebankan pada tahun anggaran 2026.
Capaian tersebut dinilai cukup positif mengingat masih tersisa hampir enam bulan hingga akhir tahun. Dishub menargetkan realisasi minimal mencapai 90 persen, bahkan berupaya memenuhi target secara penuh hingga 100 persen.
Baca Juga:Disnaker Cirebon Dorong Kepatuhan Perusahaan Pengguna TKA – VideoPelaksanaan MPLS Di SMPN 4 Kota Cirebon – Video
Untuk meningkatkan pendapatan, Unit Pelaksana Teknis (UPT) parkir melakukan sejumlah langkah strategis. Salah satunya dengan menggali potensi parkir baru melalui pendataan titik-titik bangkitan parkir yang selama ini belum terkelola secara resmi.
Selain itu, Dishub juga melakukan penertiban terhadap juru parkir yang sebelumnya beroperasi tanpa memberikan setoran kepada pemerintah daerah. Para juru parkir tersebut diarahkan untuk masuk ke dalam sistem pengelolaan resmi sehingga dapat berkontribusi terhadap PAD.
Upaya lainnya dilakukan dengan mengoptimalkan setoran dari juru parkir resmi yang dinilai belum memenuhi kewajiban sesuai ketentuan. Evaluasi dan pengawasan rutin terus dilakukan, termasuk pemberian surat peringatan kepada juru parkir yang belum optimal dalam menyetorkan pendapatan parkir.
Sementara terkait penambahan kantong parkir, Dishub menyebut belum ada rencana penambahan ruas jalan parkir baru karena membutuhkan perubahan regulasi. Namun, pemanfaatan titik parkir baru pada ruas jalan yang sudah memiliki dasar hukum terus dilakukan guna menambah potensi pendapatan daerah dari sektor parkir.
Dengan berbagai upaya tersebut, Pemerintah Kota Cirebon melalui Dinas Perhubungan berharap, sektor parkir dapat menjadi salah satu sumber PAD yang mampu mendukung pembangunan daerah dan peningkatan pelayanan publik.