Konten AI Makin Marak, Begini Pandangan Bos Instagram soal Kreator Manusia

Adam Mosseri menilai bahwa kemajuan teknologi AI tidak serta-merta menggeser peran kreator manusia.
src-img : ofc.ig @mosseri
0 Komentar

RADARCIREBON.TV – Perkembangan kecerdasan buatan (AI) semakin pesat dan mulai mengubah wajah industri kreator digital. Di tengah maraknya konten yang dihasilkan AI, Kepala Instagram Adam Mosseri justru menilai kreator manusia akan tetap memiliki tempat yang kuat. Menurutnya, semakin banyak konten sintetis beredar, semakin tinggi pula nilai kreativitas, keaslian, dan sentuhan manusia di mata pengguna.

Pernyataan tersebut disampaikan Mosseri dalam podcast Lenny Rachitsky yang tayang pada Kamis (9/7), sebagaimana dikutip dari Business Insider. Pandangan ini muncul ketika banyak kreator konten mulai mengkhawatirkan dampak AI terhadap masa depan profesi mereka.

Bos Instagram Sebut Konten Manusia Tetap Punya Nilai Lebih

Adam Mosseri menilai bahwa kemajuan teknologi AI tidak serta-merta menggeser peran kreator manusia. Sebaliknya, ia percaya pengguna media sosial akan semakin menghargai karya yang lahir dari pengalaman, sudut pandang, dan karakter asli seseorang.

Baca Juga:Marc Marquez Juara MotoGP Jerman 2026 Usai Memimpin Balapan dari AwalBahaya! Akun Instagram Bisa Dibajak Lewat AI Meta, Pakar Siber Bongkar Modus Baru Peretas

Menurut Mosseri, Instagram sejak lama membangun ekosistem yang berfokus pada kreator, bukan sekadar pada konten yang mereka unggah. Pengguna dinilai lebih tertarik mengenal sosok di balik sebuah unggahan, termasuk alasan dan cerita yang melatarbelakangi konten tersebut.

Ia mengatakan bahwa di tengah membanjirnya konten buatan AI, aspek autentisitas justru akan menjadi pembeda yang semakin penting.

Autentisitas Dinilai Jadi Kekuatan Kreator

Mosseri menjelaskan bahwa Instagram tidak pernah hanya berfokus pada foto atau video semata. Platform tersebut juga mengedepankan hubungan antara kreator dengan audiensnya.

Karena itu, faktor seperti kreativitas, pengalaman pribadi, serta cara seseorang menyampaikan cerita diperkirakan akan semakin bernilai di masa mendatang. Hal-hal tersebut dinilai sulit digantikan sepenuhnya oleh teknologi AI.

Industri Kreator Hadapi Tantangan dari AI

Pernyataan Mosseri hadir di saat industri kreator sedang menghadapi perubahan besar akibat hadirnya teknologi AI.

Munculnya Influencer Virtual dan Konten Sintetis

Saat ini, berbagai platform mulai diramaikan oleh influencer berbasis AI, model virtual, hingga video sintetis yang dibuat menggunakan teknologi kecerdasan buatan.

Fenomena tersebut memunculkan kekhawatiran di kalangan kreator karena sejumlah merek mulai mencoba menggunakan sosok digital yang dapat beroperasi tanpa kebutuhan seperti gaji, waktu istirahat, maupun cuti.

0 Komentar