RADARCIREBON.TV- Bagi penderita diabetes dan hipertensi (tekanan darah tinggi), perhatian biasanya tertuju pada risiko serangan jantung, stroke, atau kerusakan ginjal. Padahal, ada satu bahaya besar yang kerap mengintai secara diam-diam namun sering diabaikan: kerusakan mata hingga risiko kebutaan permanen.
Jawabannya singkatnya: Ya, sangat bisa. Kedua penyakit kronis ini merupakan musuh utama kesehatan mata jika tidak dikontrol dengan baik. Tapi, bagaimana sebenarnya mekanisme diabetes dan tekanan darah tinggi bisa merusak penglihatan kita?
Bagaimana Diabetes Merusak Penglihatan?
Pada penderita diabetes, kadar gula darah yang melonjak tinggi secara terus-menerus akan merusak pembuluh darah kecil di seluruh tubuh, termasuk yang ada di retina (lapisan saraf di belakang mata yang berfungsi menangkap cahaya). Kondisi ini medisnya disebut Retinopati Diabetik.
Baca Juga:Viral! China Gelar Duel Robot Humanoid Mirip UFC, Kepalanya Copot tapi Tetap MenangJohn Herdman Panggil 12 Pemain Naturalisasi ke Piala AFF 2026, Ini Daftarnya dan Nama-Nama yang Absen!
Ketika pembuluh darah di retina rusak, pembuluh tersebut bisa membengkak, bocor, atau bahkan tersumbat total. Sebagai respons, mata akan mencoba menumbuhkan pembuluh darah baru yang rapuh.
Pembuluh darah baru ini sangat gampang pecah dan berdarah ke dalam mata. Jika dibiarkan tanpa penanganan, retina bisa lepas (ablasi retina) atau timbul tekanan tinggi pada mata (glaukoma neovaskular) yang berujung pada kebutaan permanen.
Pengaruh Hipertensi pada Kesehatan Mata
Sama halnya dengan diabetes, tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol juga memberi tekanan ekstra pada pembuluh darah halus di mata. Kondisi ini dikenal sebagai Retinopati Hipertensi.
Tekanan darah yang membubung tinggi membuat dinding pembuluh darah di retina menebal dan menyempit. Akibatnya, aliran darah dan oksigen menuju saraf mata menjadi terhambat. Dalam jangka panjang, kondisi ini dapat menyebabkan:
- Perdarahan di dalam mata.
- Pembengkakan saraf optik (organ yang mengirimkan sinyal visual ke otak).
- Penyumbatan pembuluh darah utama retina (stroke mata), yang bisa memicu penurunan penglihatan secara mendadak.
Kombinasi Paling Berbahaya
Bayangkan jika seseorang mengidap diabetes sekaligus hipertensi secara bersamaan. Efek kerusakannya tidak lagi sekadar bertambah, melainkan berlipat ganda!
Pembuluh darah mata akan mengalami “serangan ganda”: dari dalam tergerus oleh kadar gula yang tinggi, dan dari luar dihantam oleh tekanan darah yang keras.
