Meski anggaran Perpustakaan Nasional mengalami efisiensi, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Cirebon memastikan koleksi buku di perpustakaan daerah akan terus bertambah. Pengadaan buku tetap mengandalkan APBD, meski kemampuan anggaran untuk tahun depan diakui masih terbatas.Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Cirebon menegaskan, pemotongan anggaran di Perpustakaan Nasional tidak berpengaruh langsung terhadap penambahan koleksi buku di perpustakaan daerah. Pasalnya, pengadaan buku selama ini lebih banyak didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah atau APBD.Kepala Bidang Perpustakaan Disarpus Kabupaten Cirebon, Yulli Widiastuti menjelaskan, hingga tahun dua ribu dua puluh enam, perpustakaan daerah telah memiliki empat puluh ribu seratus tiga puluh tiga eksemplar buku dengan dua puluh sembilan ribu seratus delapan judul.Pada tahun ini, Disarpus juga menambahkan seribu tiga ratus delapan puluh delapan eksemplar atau enam ratus sembilan puluh empat judul buku dengan anggaran sekitar seratus tiga puluh tiga juta rupiah.Meski demikian, Yulli mengakui kemampuan APBD untuk pengadaan buku pada tahun anggaran mendatang masih terbatas, sehingga penambahan koleksi akan dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan keuangan daerah.Yulli juga menegaskan, bantuan dari Perpustakaan Nasional selama ini bukan diperuntukkan bagi koleksi perpustakaan daerah, melainkan dalam bentuk wakaf buku untuk masjid, perpustakaan desa, taman baca masyarakat dan pegiat literasi. Karena itu, berkurangnya program tersebut tidak mempengaruhi koleksi yang dimiliki perpustakaan daerah.