Puluhan massah dari mahasiswa dan aliansi masyarakat, melakukan aksi demo mengkritik, masalah tunjangan DPRD, hingga satgas pajak, di Kota Cirebon. Massa untuk rasa mendesak agar pemerintah dan DPRD merevisi aturan ditengah kondisi pendapatan daerah jeblok, serta memprioritaskan kepentingan rakyat.
Puluhan massa dari aliansi masyarakat dan mahasiswa, menggeruduk gedung Balaikota Cirebon, pada Kamis siang. Mereka melakukan aksi unjuk rasa, menyoroti masalah tunjangan DPRD, hingga pembentukan satgas pajak, dan persoalan lainnya.
Massa mengkritisi, di tengah kondisi ekonomi masyarakat yang dianggap sulit, masyarakat di minta untuk meningkatkan kepatuhan pajak. Sementara wakil rakyat menikmati tunjangan yang besar, massa mendesak agar aturan Perwali Nomor 5 Tahun 2025, direvisi untuk menyesuaikan tunjangan di tengah pendapatan daerah yang minim.
Baca Juga:Prof. Rokhmin Dahuri “Pemerintah Harus Gercep Hadapi Kemarau Panjang 2026” – VideoProf. Rokhmin Dahuri Sapa Korcam & Kordes Di Wilayah Timur Cirebon – Video
Dalam aksi ini, masyarakat melakukan ritual ruwatan, hingga tabur bunga dan tanah kuburan di gerbang Balaikota dan DPRD. Sebagai bentuk agar para pejabat daerah baik eksekutif maupun legislatif, menjunjung kebaikan, dan memprioritaskan kepentingan masyarakat, dalam melaksanakan program dan pembangunan.
Melalui aksi ini, sebagai bentuk kritik dan kontrol, agar kedepannya, pemerintah dan legislatif bisa mengambil kebijakan yang baik, mengedepankan kepentingan masyarakat. Dan menyesuaikan dengan kondisi realitas yang terjadi di masyarakat.