Bank Indonesia Berkomitmen Jaga Stabilitas, Perkuat Intervensi di Tengah Tekanan Rupiah

Bank Indonesia Berkomitmen Jaga Stabilitas
Bank Indonesia Berkomitmen Jaga Stabilitas foto: @bank_indonesia
0 Komentar

Destry juga meminta para pelaku pasar untuk tetap tenang dan tidak panik merespons pengunduran diri Perry Warjiyo. Ia memastikan bahwa BI akan terus menjalankan kebijakan seperti sebelumnya. “Untuk market, kita berharap tidak perlu panik. Bank Indonesia tetap menjalankan kebijakan seperti sebelumnya,” tegasnya. Destry juga menekankan bahwa kepemimpinan di Bank Indonesia menganut sistem kolektif kolegial, sehingga tugas dan mandat BI akan berjalan tanpa hambatan.

Guna menjaga stabilitas pasar keuangan, BI akan terus mengawal pergerakan rupiah melalui strategi intervensi di pasar Spot, DNDF, maupun pasar valas lainnya. Kebijakan makroprudensial yang pro-pertumbuhan juga berlanjut, termasuk pemberian insentif biaya hedging untuk menarik aliran modal asing ke dalam negeri.

Dukungan Likuiditas dan Pertumbuhan Ekonomi

Di luar upaya stabilisasi nilai tukar, BI juga memperkuat strategi untuk menjaga kecukupan likuiditas di pasar uang dan perbankan. Erwin menyatakan bahwa posisi SRBI saat ini berada dalam tren yang lebih terkendali. “Ke depan, penerbitan SRBI terus diarahkan agar selaras dengan kebutuhan pengelolaan likuiditas dan mendukung masuknya aliran modal asing guna memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah,” ujarnya.

Baca Juga:Menkeu Minta Publik Tunggu Arahan Presiden soal Calon Gubernur BIHarga Emas Galeri 24 Hari Ini 29 Juli 2026: Turun Rp8.000 Jadi Rp2,587 Juta per Gram

BI juga terus mengoptimalkan implementasi Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) untuk mendorong pembiayaan kepada sektor-sektor prioritas, termasuk penguatan mekanisme redistribusi likuiditas di sektor keuangan agar transmisi pembiayaan menjadi semakin efektif. Digitalisasi sistem pembayaran juga terus diakselerasi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.

Dengan berbagai langkah strategis yang telah dan akan terus diambil, BI menunjukkan komitmen kuat untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global yang masih tinggi. Para pelaku pasar diharapkan tetap tenang dan percaya bahwa bank sentral akan terus hadir untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.

0 Komentar