BP PHK 700 Karyawan Global Demi Kejar Untung, Fokus ke Minyak dan Gas Lagi!

kilang minyak
BP memangkas 700 posisi non-frontline secara global untuk menyederhanakan bisnis dan meningkatkan laba, seiring fokus kembali ke sektor minyak dan gas. (Dok. BP)
0 Komentar

RADARCIREBON.TV – Kabar pahit datang dari raksasa energi asal Inggris, BP. Perusahaan minyak dan gas raksasa itu berencana memangkas sekitar 700 pekerjaan dari tenaga kerjanya di seluruh dunia sebagai bagian dari upaya menyederhanakan bisnis dan meningkatkan keuntungan .

Rencana pemangkasan ini terungkap melalui email internal perusahaan yang dilihat oleh media, Jumat (31/7/2026). Pengurangan akan berdampak pada sekitar 8 persen dari 8.500 posisi “non-frontline” yang secara historis menjadi bagian dari bisnis produksi dan operasi BP .

Adapun posisi frontline atau lini depan mencakup operator, teknisi, serta pekerjaan di bidang pemeliharaan. BP menyatakan tidak memperkirakan adanya perubahan signifikan terhadap tim lini depan perusahaan .

Baca Juga:Cara Nonton Persib vs Tampines Rovers Malam Ini: Live di Indosiar dan Vidio!Hore! Aliran Dana Asing ke Indonesia Tembus Rp 195 Triliun dalam 6 Bulan, BI Sebut Berkat Kenaikan Suku Bunga

“Jika posisi Anda terdampak, itu bisa berarti posisi tersebut tidak lagi ada dalam organisasi baru, mengalami perubahan signifikan, atau dipindahkan ke bagian lain dalam organisasi,” demikian isi email tersebut .

Fokus Pangkas Utang dan Tingkatkan Laba

Langkah pemangkasan ini menjadi bagian dari strategi BP untuk merampingkan organisasi di tengah upaya perusahaan memperbaiki kinerja bisnis. Strategi ini ditempuh untuk mengurangi utang, meningkatkan keuntungan, sekaligus memperkuat imbal hasil perusahaan .

Pada saat yang sama, BP kembali memusatkan perhatian pada investasi di sektor minyak dan gas setelah mengurangi investasi di sektor energi terbarukan . Perubahan strategi ini turut berdampak pada kebutuhan tenaga kerja di sejumlah bagian perusahaan.

Juru bicara BP menegaskan bahwa perusahaan sedang membangun organisasi yang lebih sederhana, lebih kuat, dan lebih bernilai. “Kami sedang membangun BP yang lebih sederhana, lebih kuat, dan lebih bernilai. Sebagai bagian dari proses ini, kami mengusulkan perubahan yang akan mengakibatkan pengurangan sejumlah posisi,” ujarnya .

Meski demikian, juru bicara perusahaan tidak mengonfirmasi jumlah pekerjaan yang akan dipangkas .

Kebijakan BP ini menunjukkan bahwa tekanan untuk meningkatkan profitabilitas dan memenuhi ekspektasi investor masih menjadi prioritas utama bagi perusahaan energi global di tengah transisi energi yang masih berlangsung.

0 Komentar