Walikota Cirebon, Effendi Edo, resmi melantik jajaran dewan pengawas, dan direksi tiga Badan Usaha Milik Daerah, yang ada di Kota Cirebon. Walikota menekankan, agar jajaran Dewas dan direksi memperbaiki tata kelola perusahaan daerah, serta berinovasi agar bisa memberi kontribusi bagi masyarakat dan memberi pendapatan daerah.
Ruang Adipura Kencana Balaikota Cirebon, menjadi tempat yang bersejarah dan sakral, bagi Pemerintah Kota Cirebon. Khususnya dalam mengupayakan Badan Usaha Milik Daerah, agar kedepannya bisa lebih maju.
Setelah melalui berbagai proses, penjaringan, koordinasi dengan pemerintah pusat, Walikota menetapkan nama-nama yang masuk dalam jajaran dewan pengawas dan direksi, untuk mengisi tiga BUMD di Kota Cirebon. Yakni Perumda Pasar Berintan, Perusahaan Daerah Pembangunan dan Perusahaan Daerah Farmasi.
Baca Juga:DPRD Dorong Optimalisasi Pelayanan Publik – VideoLayanan Di MPP Kabupaten Cirebon Belum Sepenuhnya Terintegrasi – Video
Dewan Pengawas Perumda Pasar di isi oleh Endang Sobirin sebagai ketua, Ina Nasiroh dan Yudi Aris Setiawan sebagai anggota dewan pengawas. Sementara direktur utama dijabat oleh Iyan Rahadian Sunardi, serta direktur umum dan keuangan di jabat oleh Gunawan.
Jajaran Dewan Pengawas Perusahaan Daerah Pembangunan, di pimpin Arif Rahman Hakim sebagai ketua dewan pengawas, dan Whisnu Sentosa sebagai anggota dewan pengawas. Direktur Utama PD Pembangunan di jabat oleh Rusdianto. Untuk Direktur PD Farmasi, di jabat oleh Muhaimin.
Semua jajaran dewan pengawas dan direksi, melakukan penandatanganan kontrak kinerja, dan resmi dilantik oleh Walikota Cirebon Effendi Edo. Yang disaksikan Wakil Walikota Cirebon Siti Farida, Sekretaris Daerah Iing Daiman, unsur DPRD, Forkopimda, dan juga para kepala SKPD, serta undangan lainnya.
Walikota Cirebon, Effendi Edo menegaskan, proses ini sudah dilakukan sejak lama, sesuai prosedur dan ketentuan. Pemerintah menekankan, agar jajaran direksi dan dewan pengawas, bisa memperbaiki tata kelola perusahaan, sehingga kedepannya perusahaan daerah, ada inovasi, dan memberi dampak positif, berkontribusi terhadap masyarakat dan, memberi kontribusi untuk menambah Pendapatan Asli Daerah.
Sebelumnya, pemerintah memiliki sejumlah opsi seperti merger, namun diharapkan dengan upaya saat ini, BUMD di Kota Cirebon bisa lebih baik. Termasuk PD Pasar, dengan tantangan ritel modern dan kondisi pasar tradisional yang saat ini, kedepan ada inovasi, agar dapat meningkatkan kembali minat dan daya beli masyarakat, di pasar tradisional.