Hasil asesmen terhadap Aparatur Sipil Negara di Kabupaten Cirebon masih menemukan adanya kesenjangan kompetensi pada sejumlah ASN. Kondisi ini menjadi perhatian BKPSDM Kabupaten Cirebon, karena kompetensi aparatur menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung peningkatan kinerja dan kualitas pelayanan publik. Untuk mengatasi persoalan tersebut, pengembangan kompetensi ASN akan diarahkan agar lebih sesuai dengan kebutuhan masing-masing aparatur.
Hasil asesmen terhadap Aparatur Sipil Negara di Kabupaten Cirebon masih menemukan adanya kesenjangan kompetensi pada sejumlah ASN. Kondisi ini menjadi perhatian BKPSDM Kabupaten Cirebon, karena kompetensi aparatur menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung peningkatan kinerja dan kualitas pelayanan publik.
Kepala BKPSDM Kabupaten Cirebon, Ade Nugroho Yuliarno mengatakan, kesenjangan kompetensi yang ditemukan dari hasil asesmen menjadi salah satu aspek yang perlu diperkuat dalam pengembangan kompetensi ASN. Penanganannya akan disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi masing-masing aparatur.
Baca Juga:Pengabdian, 3 Kampus Kirim Mahasiswa Ke Desa Linggasana – Video3 Hari Air PDAM Mati, Pedagang Di Indramayu Kesulitan Beraktivitas – Video
Salah satu upaya yang didorong BKPSDM yakni melalui penerapan Government University atau Gorpu, yang menjadi wadah pengembangan kompetensi ASN. Aparatur yang masih memiliki kesenjangan kompetensi maupun kinerja akan mendapatkan pelatihan sesuai dengan kebutuhan yang telah dipetakan.
Pengembangan kompetensi melalui Government University tidak hanya diarahkan pada pelaksanaan pelatihan. BKPSDM juga akan melakukan evaluasi untuk melihat dampak pelatihan terhadap kemampuan, dan kinerja ASN setelah mengikuti program.
Evaluasi dilakukan dengan membandingkan kinerja ASN sebelum dan setelah mengikuti pelatihan. Dengan pendekatan tersebut, pengembangan kompetensi diharapkan tidak berhenti pada peningkatan pengetahuan dan kemampuan, tetapi juga mampu memberikan perubahan nyata terhadap kinerja ASN.