Pemilik Chelsea Mark Walter Dikabarkan Jual Saham, Ada Kasus Dugaan Penyelewengan Rp250 Triliun!

foto
Chelsea/ tripadvisor.co.id
0 Komentar

RADARCIREBON.TV- Salah satu pemilik Chelsea, Mark Walter, dilaporkan berencana menjual seluruh saham miliknya di klub asal London tersebut.

Isu penjelualan saham ini mencuat di tengah penyelidikan serius dari Kejaksaan Amerika Serikat dan Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC) terkait dugaan penyelewengan keuangan.

Walter sebelumnya menguasai 12,8 persen saham Chelsea saat akuisisi lewat konsorsium BlueCo pada 2022 lalu bersama Todd Boehly, Hansjörg Wyss, serta Clearlake Capital.

Baca Juga:Redmi Note 17 Pro Max Resmi Meluncur 27 Agustus, Bawa Baterai 10.000 mAh dan Fast Charging 100W!Belanda Menjajah Indonesia Ratusan Tahun, Kok Bahasa Belandanya Tak Populer? Ini Alasannya

Mengutip laporan Sports Illustrated, otoritas federal AS saat ini tengah mendalami dugaan penipuan bernilai fantastis mencapai 16 miliar dolar AS (sekitar Rp250 triliun).

Penyelidikan ini menyasar aliran dana pinjaman ke sejumlah perusahaan yang terafiliasi dengan Walter dan konglomerasi miliknya, TWG Global, yang diduga berujung pada pembukuan perusahaan asuransi miliknya tanpa transparansi transaksi.

Pihak TWG Global membantah keras tuduhan tersebut dan mengklaim semua aktivitas bisnis Walter dilakukan secara jujur dan beritikad baik.

“Mark Walter dan TWG selalu bertindak dengan itikad baik. Mereka yang telah berbisnis dengan Mark mengenalnya sebagai orang yang jujur dan terbuka,” tulis pernyataan resmi TWG.

“Tidak ada yang berbeda dari transaksi-transaksi ini. Kami yakin masalah ini akan diselesaikan dengan baik,” lanjut pernyataan tersebut.

Bagaimana Dampaknya Terhadap Struktur Pemilik Chelsea?

Meski Walter, Boehly, dan Wyss sering tampil sebagai wajah utama pemilik Chelsea, ketiganya sebenarnya hanya pemegang saham minoritas yang masing-masing mengantongi 12,8 persen.

Pemegang kendali utama klub tetap berada di tangan Clearlake Capital (Behdad Eghbali & José E. Feliciano) dengan kepemilikan 61,54 persen.

Baca Juga:Halaman Rumah Sempit Tetap Sejuk! Ini 4 Pohon Peneduh yang Tak Makan Banyak TempatCristiano Ronaldo Beri Sinyal Pensiun! Musim 2026/2027 Bisa Jadi Tahun Terakhir CR7

Jika Walter benar-benar melepas porsinya, ada beberapa skenario yang bisa terjadi:

Dibeli Investor Luar: Pembeli baru hanya akan mendapatkan porsi saham minoritas tanpa kendali penuh.

Diambil Alih Pemegang Saham Lama: Jika Todd Boehly atau Wyss membeli seluruh saham Walter, porsi kepemilikan mereka akan melonjak menjadi 25,6 persen.

Namun, karena Clearlake Capital masih memegang saham mayoritas mutlak, kepergian Walter diprediksi tidak akan mengombang-ambingkan struktur manajemen puncak The Blues.

Sempat Jual LA Lakers di Tengah Kasus

Nama Mark Walter sendiri memang tengah jadi sorotan dalam beberapa bulan terakhir. Sebelum diterpa isu penjualan saham Chelsea, ia sempat mengejutkan publik setelah mendadak menjual sahamnya di tim basket kondang LA Lakers hanya 14 bulan setelah membelinya. Lakers dilepas ke Bob Iger dan Joshua Kushner dengan nilai fantastis 12,5 miliar dolar AS.

0 Komentar