Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Cirebon dipastikan tidak diperpanjang. Meski petugas masih terlihat melakukan pendataan di lapangan, BPS menyebut kegiatan tersebut merupakan penyisiran dan pengecekan ulang data, untuk memastikan tidak ada rumah tangga maupun pelaku usaha yang terlewat.
Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Cirebon telah berakhir sesuai jadwal pada 31 Agustus 2026. Namun, hingga kini aktivitas petugas masih terlihat di sejumlah wilayah. Kondisi ini sempat menimbulkan anggapan bahwa masa sensus diperpanjang.
Kepala BPS Kabupaten Cirebon memastikan, tidak ada perpanjangan jadwal pendataan. Petugas saat ini melakukan penyisiran untuk mencocokkan kembali data yang telah dikumpulkan sekaligus memastikan tidak ada rumah tangga maupun pelaku usaha yang terlewat.
Baca Juga:Pengantar Purnatugas Kasi Propam Dan Kasiwas Polres Indramayu – VideoDiduga Lawan Arah, Dua Motor Bertabrakan – Video
Penyisiran tahap pertama ditargetkan selesai pada 15 September 2026. BPS menyebut, jika masih terdapat data yang perlu ditindaklanjuti setelah batas tersebut, keputusan mengenai tahapan berikutnya sepenuhnya menunggu arahan pemerintah pusat.
Secara cakupan, BPS menyatakan pendataan di Kabupaten Cirebon telah merata. Jumlah responden yang terdata mencapai lebih dari satu juta, terdiri dari rumah tangga serta pelaku usaha, dengan usaha mikro dan kecil menjadi salah satu kelompok yang cukup dominan.
Untuk menjangkau wilayah Kabupaten Cirebon yang luas, BPS mengerahkan sekitar 1.785 petugas pendata dan pemeriksa. Sementara hasil agregat Sensus Ekonomi 2026 secara nasional ditargetkan sudah dapat terlihat pada awal 2027, sedangkan data yang lebih rinci membutuhkan proses pengolahan lanjutan.