Dinas Sosial Kabupaten Cirebon mencatat sebanyak empat ratus tujuh puluh sembilan ribu seratus enam puluh tiga kepala keluarga atau lebih dari satu juta empat ratus tujuh puluh empat ribu jiwa masuk dalam kategori desil satu hingga lima berdasarkan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional atau DTSN. Dinas Sosial mengimbau masyarakat aktif memperbarui data agar program bantuan pemerintah tepat sasaran.
Dinas Sosial Kabupaten Cirebon menyebut Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional atau DTSN kini menjadi satu-satunya acuan penyaluran berbagai program bantuan pemerintah. Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin Dinas Sosial Kabupaten Cirebon, Astri Diana Ekasari, menjelaskan berdasarkan DTSN periode lima belas Juli dua ribu dua puluh enam, terdapat empat ratus tujuh puluh sembilan ribu seratus enam puluh tiga kepala keluarga atau satu juta empat ratus tujuh puluh empat ribu lima ratus empat jiwa yang berada pada desil satu hingga lima.
Menurut Astri, kelompok tersebut menjadi sasaran berbagai program perlindungan sosial, mulai dari Program Keluarga Harapan, Bantuan Sembako, Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan, hingga Bantuan Pangan.
Baca Juga:177 Blangko Buku Nikah Dicuri, Kemenag Blokir Nomor Seri Cegah Penyalahgunaan – VideoAktivis Alamku Dukung Kejari Usut Masalah Tunjangan DPRD – Video
Astri menegaskan, masyarakat yang merasa kondisi ekonominya belum sesuai dengan data tidak perlu khawatir. Pembaruan data dapat dilakukan melalui pemerintah desa atau secara mandiri melalui Aplikasi Cek Bansos. Setelah itu, petugas akan melakukan verifikasi lapangan sebelum data difinalisasi dan dikirim ke pemerintah pusat.
Astri menjelaskan, penentuan posisi desil bukan dilakukan oleh Dinas Sosial, melainkan oleh Badan Pusat Statistik atau BPS melalui proses pemeringkatan berdasarkan hasil verifikasi data.
Meski masih ditemukan kasus inclusion error dan exclusion error, Dinas Sosial optimistis kualitas DTSN akan terus membaik seiring pemutakhiran data yang dilakukan secara berkala bersama pemerintah desa, pendamping sosial, dan masyarakat.