Ratusan peserta nampak antusias mengikuti lomba tarik lokomotif di Depo Lokomotif area KAI Daop 3 Cirebon. Dengan sekuat tenaga, mereka harus memindahkan lokomotif seberat 90 ton sejauh 20 meter.
Depo Lokomotif di area KAI Daop 3 Cirebon mendadak ramai dipenuhi ratusan peserta yang mengikuti kompetisi tarik lokomotif pada Jumat pagi. Para peserta yang terdiri dari 10 orang di setiap timnya harus menarik lokomotif dengan bobot 90 ton. Mereka harus adu cepat menarik lokomotif tersebut sejauh 20 meter.
Bukan hanya sebagai ajang adu kekuatan, lomba ini juga sekaligus menguji kekompakan, strategi, dan semangat pantang menyerah para peserta. 18 tim dari berbagai unsur, mulai dari pekerja KAI, instansi pemerintah, komunitas pecinta kereta api, Komunitas Cirebon History, hingga awak media Cirebon, turut ambil bagian dalam kompetisi yang unik dan penuh tantangan tersebut.
Baca Juga:Gugatan Perdata Wika Terkait Modal Pembangunan GTC Dituding Tak Relevan – VideoTipidkor Polres Indramayu Monitor Penyaluran Bantuan Pangan – Video
Kepala KAI Daop 3 Cirebon, Sigit Winarto, mengatakan pemilihan lomba tarik lokomotif memiliki makna tersendiri. Lokomotif yang memiliki bobot sangat besar tidak mungkin digerakkan hanya dengan mengandalkan kekuatan individu. Namun dibutuhkan kekompakan dan koordinasi seluruh anggota tim untuk mencapai tujuan yang sama.
Setelah melalui persaingan yang cukup ketat, tim dari Unit Sarana Daop 3 Cirebon berhasil menjadi juara pertama, sementara posisi kedua diraih oleh Dinas Perhubungan Kota Cirebon.