Puluhan Negara Walk Out Bikin Sidang PBB Sepi saat Netanyahu Pidato

Suasana Sidang Majelis Umum PBB ke-81 saat puluhan delegasi negara walk out meninggalkan ruangan ketika Netany
Puluhan negara walk out bikin sidang PBB sepi saat Netanyahu pidato. (Foto: AFP)
0 Komentar

Turki, Palestina, Tunisia, Suriah, Aljazair, Yaman, Mesir, Irak, Arab Saudi, Yordania, Iran, Qatar, Lebanon, Malaysia, Indonesia, dan Kuwait termasuk di antara negara-negara yang perwakilannya bergabung dalam protes tersebut. Delegasi dari Spanyol, Brasil, Peru, Kuba, Nigeria, Ghana, Libya, Bangladesh, Afghanistan, Oman, Niger, Madagaskar, Botswana, Bahama, Antigua dan Barbuda, Tanjung Verde, serta beberapa negara lainnya juga melakukan aksi walk out atau tidak hadir.

Protes ini terjadi di tengah kecaman internasional yang terus berlanjut terhadap serangan Israel di Gaza, serta kebijakan mereka di Tepi Barat yang diduduki, dan serangan terhadap Lebanon dan Suriah. Komisi Penyelidikan Internasional Independen PBB menyimpulkan pada bulan September 2025 bahwa Israel telah melakukan genosida terhadap warga Palestina di Gaza. Namun, Israel telah menolak temuan tersebut.

Netanyahu juga masuk daftar yang harus ditangkap berdasarkan surat perintah Mahkamah Pidana Internasional (ICC) yang dikeluarkan pada 21 November 2024, atas dugaan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan yang dilakukan di Jalur Gaza. Sementara itu, perwakilan dari Amerika Serikat, Jerman, Argentina, Hungaria, Serbia, Ukraina, Ceko, dan Yunani tetap berada di ruangan Sidang Majelis Umum PBB selama pidato Netanyahu berlangsung.

Baca Juga:Siswa SD Kinderfield Cirebon Kenali Proses Pengeboran Migas di IDTC IndramayuDua Kebakaran Landa Indramayu dalam Semalam, Rumah dan Warung Makan Terdampak

Aksi walk out yang dilakukan hampir 70 negara ini menjadi bukti nyata bahwa tekanan internasional terhadap Israel semakin menguat. Masyarakat dunia berharap agar konflik di Gaza segera berakhir dan perdamaian dapat terwujud di Timur Tengah. RADARCIREBON.TV akan terus memantau perkembangan situasi internasional dan menyajikan informasi terbaru untuk Anda.

0 Komentar