Tradisi pembuatan keris di Cirebon yang disebut sempat hilang selama bertahun-tahun, kini mulai dibangkitkan kembali. Melalui kegiatan pameran tosan aji bertajuk Gugah Gaman Cirebon, para pecinta keris berupaya menghidupkan kembali warisan budaya leluhur, sekaligus memperkenalkannya kepada generasi muda.
Pada Jumat siang, pameran bursa dan edukasi tosan aji bertajuk Gugah Gaman Cirebon, digelar di Pendopo Kabupaten Cirebon. Pemeran yang berlangsung dari 30 Oktober hingga 1 November 2026 ini menghadirkan beragam koleksi keris dari berbagai daerah di Indonesia.
Pameran ini tidak sekadar menampilkan koleksi keris kuno, namun juga menjadi momentum kebangkitan tradisi pembuatan keris di Cirebon, yang disebut sempat menghilang. Kini proses pembuatan keris di Cirebon mulai dihidupkan kembali dengan mempertahankan teknik tradisional menggunakan tungku berbahan bakar arang.
Baca Juga:Prof Rokhmin Temukan Kunci Sukses di Desa Belawa – VideoDituding Nikmati Uang Rampokan, Warga Cirebon Laporkan Perempuan Asal Surabaya – Video
Tidak hanya dari Cirebon, berbagai wilayah seperti Jakarta, Jawa Tengah hingga Jawa Timur, ikut memamerkan koleksi kerisnya. Tidak kalah dengan wilayah lain, keris khas Cirebon juga memiliki karakter tersendiri, salah satunya dengan motif Paksi Naga Liman yang identik dengan budaya Cirebon.
Sementara itu, Bupati Cirebon yang membuka langsung pameran tersebut, mengapresiasi upaya pelestarian warisan budaya daerah. Menurutnya, pameran keris menjadi sarana edukasi bagi generasi muda untuk mengenal peninggalan leluhur, sekaligus mempertahankan identitas budaya lokal di tengah derasnya pengaruh globalisasi.
Pemerintah Kabupaten Cirebon berharap, pameran ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial tahunan, melainkan mampu mendorong regenerasi pengrajin keris. Dengan kembalinya ekosistem pembuatan keris, Cirebon diharapkan dapat menghidupkan lagi salah satu warisan budaya yang telah lama terputus.