Wayang Golek hingga Tari Topeng Meriahkan Mayung Culture Festival – Video

Wayang Golek hingga Tari Topeng Meriahkan Mayung Culture Festival
0 Komentar

Tradisi Ngunjung Ki Gede Mayung terus dipertahankan warga Desa Mayung, Kabupaten Cirebon. Melalui Mayung Culture Festival 2026, beragam kesenian tradisional digelar sebagai upaya merawat warisan budaya leluhur agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman.

Kesenian wayang golek khas Pantura Cirebon menjadi salah satu daya tarik Mayung Culture Festival 2026. Anak-anak, pemuda, hingga orang tua antusias menyaksikan pertunjukan kesenian tradisional yang menjadi bagian dari identitas budaya masyarakat Cirebon.

Tak hanya wayang golek, festival ini juga diisi beragam kesenian lain, mulai dari wayang kulit, tari topeng Cirebon, hingga arak arakan atau karnaval kesenian. Seluruhnya menjadi bagian dari rangkaian tradisi Ngunjung Ki Gede Mayung.

Baca Juga:Prof Rokhmin Temukan Kunci Sukses di Desa Belawa – VideoDituding Nikmati Uang Rampokan, Warga Cirebon Laporkan Perempuan Asal Surabaya – Video

Pelestarian tradisi ini dilakukan secara gotong royong. Warga turut menyumbangkan hasil bumi sebagai ungkapan rasa syukur atas nikmat yang telah diterima. Hasil sedekah bumi kemudian dibagikan kembali kepada masyarakat desa.

Mayung Culture Festival menjadi salah satu upaya menghidupkan dan melestarikan tradisi ngunjung yang telah diwariskan secara turun-temurun. Kegiatan ini juga mendapat dukungan Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia melalui pendanaan LPDP.

Pemerintah desa bersama tokoh adat, budayawan, dan masyarakat terus berupaya menjaga keberlangsungan tradisi Desa Mayung. Selain mempertahankan warisan leluhur, kegiatan ini juga menjadi ruang mempererat silaturahmi antarwarga.

Melalui Mayung Culture Festival, masyarakat berharap kesenian dan tradisi lokal tidak hilang tergerus perkembangan zaman. Ngunjung Ki Gede Mayung diharapkan terus hidup, dikenal generasi muda, dan menjadi warisan budaya yang terjaga di masa mendatang.

0 Komentar