Baru Dilantik, Wachidah Silfiyanti Langsung Tancap Gas! Cherbon Nagari Bidik Peluang Bisnis

Pelantikan Wachidah Silfiyanti
Pelantikan Wachidah Silfiyanti sebagai Direktur PPj Kabupaten Cirebon
0 Komentar

Potensi tersebut menjadi ruang bagi PPJ Cherbon Nagari untuk membangun portofolio usaha secara bertahap.

Di sektor pangan, misalnya, peluang bisnis dapat dijajaki melalui penguatan rantai pasok, distribusi komoditas, hingga kerja sama perdagangan dengan pelaku usaha lokal. Sementara di sektor transportasi dan jasa, kesempatan pengembangan bisnis terbuka melalui kebutuhan distribusi barang dan layanan pendukung aktivitas ekonomi.

Berbagai kemungkinan itu masih memerlukan kajian kelayakan, perhitungan risiko, serta pemilihan model bisnis yang tepat.

Baca Juga:BUMD PPJ Cirebon Ditarget Kendalikan Harga Pangan, Direksi Baru Diminta Kreatif – VideoDPRD Minta Penerimaan PPJ Selaras dengan Peningkatan Pelayanan Publik

Wachidah menegaskan, strategi awal perusahaan akan mengutamakan peluang usaha yang berpotensi menghasilkan pendapatan lebih cepat atau quick earning. Pendekatan ini dinilai penting agar perusahaan tidak hanya sibuk membangun struktur organisasi, tetapi juga segera memiliki aktivitas usaha yang produktif.

“Mulai sekarang langsung bekerja. Kami akan mencari peluang bisnis yang bisa menghasilkan pendapatan terlebih dahulu, sehingga ke depan dapat mengembangkan usaha lain untuk jangka panjang,” katanya.

Artinya, keuntungan dari aktivitas bisnis awal diharapkan dapat menjadi salah satu pijakan untuk memperluas usaha ke sektor lain dengan prospek jangka panjang.

Tak Sekadar Berdiri, Cherbon Nagari Ditarget Langsung Berkontribusi pada PAD

Ambisi PPJ Cherbon Nagari tidak berhenti pada pembentukan perusahaan dan pembukaan lini bisnis.

Wachidah juga membidik kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) sejak tahun pertama operasional. Ia memperkirakan, target kontribusi yang realistis berada pada kisaran 5 hingga 10 persen dari nilai modal yang nantinya disertakan oleh Pemerintah Kabupaten Cirebon.

Meski demikian, angka tersebut masih berupa proyeksi awal, mengingat besaran penyertaan modal pemerintah daerah belum ditetapkan.

Wachidah menjelaskan, perusahaan akan terlebih dahulu menyusun rencana kebutuhan modal dan arah pemanfaatannya. Selanjutnya, pemerintah daerah akan menyiapkan landasan regulasi melalui Peraturan Daerah (Perda).

Baca Juga:DPRD Minta Penerimaan PPJ Selaras dengan Peningkatan Pelayanan PublikBUMD PPJ Cirebon Ditarget Kendalikan Harga Pangan, Direksi Baru Diminta Kreatif – Video

“Untuk penyertaan modal belum ditetapkan. Setelah pelantikan ini, kami mulai menyusun rencana penyertaan modal yang nantinya akan dituangkan dalam Perda,” pungkasnya.

Dari Perusahaan Baru Menuju Penggerak Ekonomi Daerah

Kehadiran Cherbon Nagari membawa harapan baru dalam pengembangan badan usaha milik daerah di Kabupaten Cirebon.

Di tengah tuntutan peningkatan PAD dan optimalisasi potensi ekonomi lokal, perusahaan ini memiliki kesempatan untuk mengambil peran lebih besar sebagai penghubung antara peluang investasi, kebutuhan pasar, dan kekuatan ekonomi masyarakat.

0 Komentar