Inovasi Teknologi Pilwu Serentak Kab. Cirebon

0 Komentar

Inovasi penerapan teknologi dalam pelaksanaan pemilihan kuwu serentak tahun 2023, diterapkan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Cirebon. Pasalnya hanya dalam hitungan jam, pemenang pilwu di masing-masing desa sudah dapat diketahui.

Tim IT dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa atau DPMD Kabupaten Cirebon ini, terus melakukan pemantauan dari setiap data yang masuk hingga pukul 23.00, pada pelaksanaan pemilihan kuwu serentak tahun 2023, di Hotel Sutan Raja Minggu malam.

Data diambil dari laporan petugas pendamping desa, yang menginput laporan hasil penghitungan suara di setiap TPS. Hebatnya, hasil pemenang pilwu sudah dapat diketahui sejak pukul 3 sore, pada laman website yang dapat diakses secara realtime oleh masyarakat tersebut.

Baca Juga:Aero Festival Beri Motivasi Generasi MudaPenulis Cirebon Launching Buku Santri Negarawan

Beberapa informasi pun dapat diketahui secara detail, di laman website https://pilwu.dpmd.cirebonkab.go.id/view, mulai dari jumlah dan identitas kontestan pilwu, jumlah mantan kuwu atau petahana yang kembali bertarung, suara yang masuk dan tidak sah, hingga tingkat partisipasi pemilih.

Namun demikian, hasil penghitungan cepat ini nantinya akan kemudian dicocokan, dengan berita acara penghitungan suara yang dilaporkan secara resmi oleh masing-masing TPS.

Penghitungan cepat tanpa menggunakan anggaran dari pemerintah yang dilakukan DPMD Kabupaten Cirebon ini, merupakan inovasi teknologi yang baru dilakukan pada pelaksanaan pilwu serentak.

Dari 100 desa yang menggelar pilwu, diketahui ada 89 kuwu laki-laki dan 11 kuwu perempuan yang terpilih, dengan ada 7 mantan kuwu dan 21 petahana yang kembali terpilih.

Dari total daftar pemilih tetap (DPT) sebanyak 424.217 jiwa, jumlah suara yang masuk sebanyak 351.132 suara, atau partisipasi masyarakat mencapai 82,77 persen.

Desa dengan partisipasi masyarakat tertinggi tercatat di Desa Wilulang Kecamatan Susukanlebak sebesar 81,98 persen, sementara partisipasi terendah Desa Setupatok Kecamatan Mundu yang hanya sebesar 78,07 persen.

0 Komentar