Dinkes Kab. Cirebon Luncurkan Layanan Kesehatan Jiwa Masyakat

0 Komentar

Masih tingginya kasus orang dengan gangguan jiwa atau ODGJ, menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Cirebon. Inovasi pelayanan berbais IT pun diluncurkan oleh Dinas Kesehatan, sebagai bentuk komitmen dalam memberikan pelayanan kesehatan jiwa bagi masyarakat.

Kasus orang dengan gangguan jiwa atau ODGJ di Kabupaten Cirebon masih terbilang cukup tinggi, mengingat data tahun 2022 terdapat 2.906 kasus, sementara hingga triwulan ketiga di tahun 2023, sebanyak 2.488 kasus.

Masih tingginya kasus ODGJ menjadi permasalahan dan sekaligus tantangan, dalam pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Cirebon. Pengelolaan yang baik dengan melibatkan berbagai unsur teknis dan strategi dibutuhkan, dalam memberikan perawatan kesehatan mental, dengan salah satunya menyediakan kebijakan dalam membantu pelaksanaan kegiatan kesehatan jiwa masyarakat.

Baca Juga:4 Kursi JPT Di Kuningan KosongAzis Tidak Akan Cawe Cawe Untuk Muluskan Langkah Ke Parlemen

Saat ini, Pemerintah Kabupaten Cirebon telah memiliki Peraturan Bupati Nomor 84 Tahun 2023, tentang tim koordinasi kesehatan jiwa masyarakat, yang menjadikan pengelolaan kesehatan jiwa masyarakat lebih integratif dan komprehensif.

Perbup tersebut ditindaklanjuti oleh Dinas Kesehatan, dengan membuat gerakan bersama menuju sehat melalui program ceria, atau cerdas, empati, rajin, interaksi dan asah asih asuh, dalam menumbuhkembangkan keluarga dan masyarakat.

Sebagai pendukung program tersebut, Dinas Kesehatan pun turut meluncurkan inovasi berbasis IT, berupa aplikasi bernama Simadu Lan Sejiwa, atau Sistem Informasi Terpadu Pelayanan dan Pengelolaan Kesehatan Jiwa Masyarakat, yang merupakan proyek perubahan diklat kepemimpinan tingkat dua, yang diikuti Kepala Bidang P2P Nurpatmawati.

Pengukuhan tim koordinasi kesehatan jiwa masyarakat atau tim TKKJM pun dilakukan, sebagai bentuk keseriusan dan komitmen dalam memberikan layanan tersebut.

Melalui inovasi ini, diharapkan pengelolaan kesehatan jiwa masyarakat dapat berjalan lebih optimal, dan dapat memenuhi kebutuhan layanan kesehatan, terlebih dalam tim TKKJM yang didalamnya terdapat satgas gabungan dari seluruh stakeholder serta melalui konsep pentahelix, diharapkan dapat menjadi motor penggerak, yang mampu memberikan pelayanan kepada seluruh lapisan masyarakat

0 Komentar