Pemerintah Kabupaten Cirebon mulai menggencarkan program rumah tidak layak huni atau rutilahu bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Tahun ini, sebanyak 466 unit rumah ditargetkan dibangun di berbagai wilayah.
Pemerintah daerah Kabupaten Cirebon terus berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program rumah tidak layak huni atau rutilahu.
Bupati Cirebon meninjau langsung progres pembangunan rutilahu di Desa Melakasari Kecamatan Gebang, agar penerima manfaat bantuan merasakan kehadiran pemerintah terutama ditengah kebahagiaan karena rumah lama yang tak layak huni akhirnya dibedah.
Baca Juga:Kabupaten Cirebon Masih Krisis Kantong Parkir – VideoSulap Sampah Organik Jadi Eco Enzyme – Video
Bupati Imron berkomitmen untuk menghadirkan kebahagiaan dan kesejahteraan, dengan membenahi rumah tidak layak huni bagi masyarakat miskin. Pembangunan rutilahu di 2026 ditargetkan mencapai 466 unit rumah yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Cirebon. Di Desa Melakasari ini terdapat 11 rumah yang mendapatkan program bantuan bedah rumah swadaya atau BBRS, yang seluruh rumah dalam kondisi tidak layak huni bahkan beberapa diantaranya dibangun kembali dari awal.
Bupati Cirebon berharap program rutilahu dapat memberikan kehidupan yang lebih baik dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat penerima manfaat. Bupati Imron juga menggandeng Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Cirebon, untuk terus melaksanakan program rutilahu agar masyarakat miskin di Kabupaten Cirebon secara bertahap bisa memilili kualitas hidup yang lebih baik.
Sementara, Warsinah warga Desa Melakasari menyampaikan rasa tetimakasihnya kepada Bupati dan Pemerintah Kabupaten Cirebon, karena bisa mewujudkan cita cita keluarganya untuk memiliki hunian yang layak.
Kepala DPKPP Kabupaten Cirebon Hilman Firmansyah yang hadir mendampingi Bupati Imron memastikan program bantuan rutilahu ini diberikan tepat sasaran kepada penerima manfaat. Terlebih saat ini ada belasan ribu rumah tidak layak huni di Kabupaten Cirebon yang membutuhkan bantuan dan uluran tangan pemerintah.
Meski baru 11 unit yang terealisasi dari total 85 rumah yang diajukan, pemerintah desa melakasari tetap bersyukur dan akan terus mengawal agar sisa rumah lainnya bisa mendapatkan bantuan di tahun berikutnya. Program rutilahu di Desa Melakasari saat ini diprioritaskannya bagi wilayah yang masuk SK kumuh, dan pemerintah desa berharap ke depan bantuan dapat menjangkau warga lain di luar kawasan kumuh.