Kontribusi ini sekaligus menjadi jawaban bagi para kritikus yang meragukan adaptasinya di sepak bola Eropa.
‘Enam Bulan Ini Akan Jadi Film yang Hebat’
Bukan hanya statistik yang ia tinggalkan, tetapi juga kenangan tak terlupakan. Pengalamannya yang begitu ajaib ini membuat Endrick merasa bahwa hidupnya di Prancis layak diangkat ke layar lebar. “Bulan-bulan penuh kecemasan telah berganti menjadi bulan-bulan penuh kegembiraan, kemenangan, tetapi juga pembelajaran. Saya telah mendapatkan teman-teman baru,” tulisnya dalam kutipan selanjutnya.
Dengan perasaan campur aduk, ia mengakui bahwa waktu yang ia habiskan bersama para penggemar dan keluarga barunya di Lyon akan menjadi sebuah film yang hebat jika suatu saat nanti difilmkan. Pernyataan ini menunjukkan bahwa ia benar-benar menikmati tekanan media dan atmosfer sepak bola Prancis yang keras.
Baca Juga:Mourinho Effect! Antonio Rudiger Pilih Bertahan di Real Madrid Usai Terpesona Sosok MourinhoJose Mourinho Disebut Ingin Datangkan 3 Pemain Baru ke Real Madrid pada Bursa Transfer 2026
Akui Perpisahan Sulit, Tapi ‘Singa Harus Pergi’
Meski hatinya tertambat di Lyon, ikatan kontrak memaksanya untuk pulang. “Sayangnya, meskipun seekor singa itu kuat, ia tidak bisa berdiam di satu tempat untuk selamanya,” ujarnya yang diterjemahkan oleh AS.com, Rabu (20/5/2026). Pernyataan itu menjadi bukti bahwa meskipun berat, ia siap untuk melanjutkan karier profesionalnya ke level berikutnya.
Ia melanjutkan: “Saya harus mengambil cuti sekarang dan memulai perjalanan pulang. Perjalanan itu akan jauh lebih lama, karena saya pergi membawa lebih banyak barang bawaan daripada saat saya datang. Dan bahkan ketika perjalanan ini berakhir, untuk sisa hidup saya, saya akan membawa kota ini di hati dan ingatan saya.”
Masa Depan: Kembali ke Madrid di Bawah Mourinho
Lyon mengonfirmasi bahwa perjanjian pinjaman ini murni tanpa opsi pembelian permanen, memaksa Endrick untuk kembali ke Madrid, di mana ia dijadwalkan akan bergabung dengan skuad utama yang dilatih oleh Jose Mourinho. Musim depan akan menjadi ujian besar baginya: mampukah ia menembus starting eleven di tengah persaingan ketat di Bernabeu?
Satu hal yang pasti, seperti kata pepatah Brasil: Singa itu mungkin harus pergi, tapi raungnya akan selalu terdengar di setiap sudut stadion. Dan untuk Lyon, Endrick telah meninggalkan bekas cakarnya yang tak terhapuskan di hati para penggemarnya.
