Pembatasan Penggunaan Handphone Selama Di Sekolah – Video

Pembatasan Penggunaan Handphone Selama Di Sekolah
0 Komentar

SMA Negeri 3 Kota Cirebon mulai menerapkan kebijakan pembatasan penggunaan handphone bagi siswa selama kegiatan belajar mengajar berlangsung. Kebijakan yang diterapkan sejak 11 Mei 2026 itu bertujuan meningkatkan fokus belajar serta memperkuat interaksi sosial antarsiswa di lingkungan sekolah.

Sejak 11 Mei, SMA Negeri 3 Kota Cirebon mulai menerapkan kebijakan pembatasan penggunaan handphone bagi para siswa-siswi selama kegiatan belajar mengajar maupun pada saat jam istirahat. Kebijakan tersebut bertujuan agar para siswa lebih fokus dalam belajar.

Pihak sekolah menjelaskan, siswa masih diperbolehkan menggunakan handphone pada pagi hari untuk kegiatan pengajian dan doa bersama. Setelah itu seluruh pada jam 07:00, ponsel dikumpulkan oleh ketua kelas dan disimpan dalam kotak khusus di loker kelas yang berada di ruang guru, ponsel baru dikembalikan kepada siswa saat jam pulang sekolah.

Baca Juga:6 Rumah Di Sedong Kidul Terendam Banjir Kiriman – VideoBadan Jalan Penghubung Nagrak Logikaum Terkisis – Video

Kebijakan tersebut bukan larangan total terhadap teknologi, melainkan pembatasan penggunaan agar lebih terarah. Jika dalam proses pembelajaran guru membutuhkan akses handphone, maka handphone dapat dipinjam sementara dengan koordinasi wali kelas, sebelum kembali disimpan setelah pelajaran selesai.

Pada hari-hari awal penerapan, sejumlah siswa mengaku merasa bosan karena tidak terbiasa tanpa handphone saat jam istirahat. Namun kondisi itu perlahan berubah setelah siswa mulai melakukan aktivitas positif, seperti membawa permainan edukatif catur dan balok susun untuk mengisi waktu luang.

Tidak hanya bagi siswa, kebijakan tersebut juga berlaku bagi para guru-guru. Selama proses belajar mengajar, guru tidak diperkenankan membawa handphone ke dalam kelas dan diarahkan menggunakan laptop sebagai media pembelajaran agar penerapan aturan berjalan adil bagi seluruh warga sekolah.

Dalam hal ini, banyak dari para siswa yang mendukung peraturan dari sekolah, salah satunya ialah Keyla, murid kelas 10 di SMA Negeri 3 Kota Cirebon. Ia menilai, dengan tidak menggunakan handphone pada saat belajar maupun istirahat, para siswa tidak merasa tergantung pada handphone dan juga lebih banyak melakukan interaksi bersama siswa lain di lingkungan sekolah.

Sekolah berharap kebijakan ini dapat berdampak pada peningkatan kualitas pembelajaran dan prestasi siswa di masa mendatang.

0 Komentar