Emery Mengukir Sejarah, Villa Akhiri Puasa Panjang
Kemenangan dramatis 3-0 ini sekaligus menasbihkan Unai Emery sebagai pelatih tersukses dalam sejarah Liga Europa. Ia mengoleksi 5 trofi dari tiga klub berbeda (Sevilla, Villarreal, dan Aston Villa), memperpanjang rekor yang sebelumnya ia pegang sendiri. Sukses ini sekaligus membalaskan dendam pahitnya saat ia membawa Arsenal kalah di final 2019.
Bagi Aston Villa, ini adalah piala Eropa pertama mereka setelah 44 tahun lamanya, mengulang kesuksesan saat menjadi juara Liga Champions pada musim 1981/1982. Ini juga menjadi gelar juara perdana bagi The Villans setelah puasa 30 tahun sejak terakhir kali merasakan atmosfer piala domestik.
Rekor Mentereng di Musim yang Sempurna
Sepanjang kampanye Liga Europa musim 2025/2026, performa Aston Villa sangat dominan. Mereka tercatat sebagai tim paling produktif dengan 31 gol, serta hanya kebobolan 8 gol dan berhasil mencatatkan 9 kali cleansheet. Selain gelar Eropa, mereka juga sudah mengamankan posisi lima besar Premier League, yang otomatis mengamankan tiket Liga Champions untuk musim depan.
Baca Juga:Final Liga Europa: Aston Villa Hajar Freiburg 3-0, Unai Emery Ukir Sejarah 5 GelarAston Villa Bangkit dari Kubu Degradasi ke Puncak Eropa, Unai Emery Cetak 5 Gelar Liga Europa
Dengan trofi kelima ini, Emery secara resmi memperpanjang tahtanya sebagai “Raja Liga Europa”. Sukses ini juga menjadi sinyal bahwa The Villans siap menjadi kekuatan baru di papan atas Eropa, bukan hanya sekadar tim kejutan yang sesekali menyengat.
