Penerapan Work From Home bagi Pegawai Negeri Sipil di Kota Cirebon diklaim efisien. Terutama dapat memberi dampak penghematan terhadap beberapa biaya operasional seperti BBM, listrik, dan lainnya sekitar 13 persen lebih.
Kota Cirebon masih menerapkan kebijakan Work From Home, WFH bagi sebagian pegawai atau Aparatur Sipil Negara di sejumlah SKPD maupun Sekretariat Daerah. Pelaksanaan WFH dilakukan setiap hari Jumat, dari sekitar 5 ribu lebih ASN, sebanyak 800 lebih ASN melaksanakan WFH di hari Jumat.
Penerapan yang sudah berjalan dari bulan lalu dianggap mulai ada dampak mengenai efisiensi dan penghematan biaya operasional. Terutama penghematan anggaran BBM, karena ASN Kota Cirebon melaksanakan program bebas kendaraan saat ke kantor di hari Kamis.
Baca Juga:Tak Dikelola Dengan Baik, Sampah TPS Desa Tegalkarang Tutup JUT – VideoTPS Pasar Minggu Palimanan Luber, Pedagang Pilih Tutup Lapak – Video
Selain itu, ada penghematan biaya listrik dan lainnya dengan penurunan angkanya sekitar 13 persen. Program WFH ini juga tetap dipantau melalui website resmi bagi ASN, untuk melakukan absen dan mengirim hasil kerja saat WFH.
Penerapan WFH akan tetap dilaksanakan sesuai instruksi dari pemerintah pusat. Sehingga jika pemerintah pusat belum mencabut kebijakan WFH, maka di daerah akan tetap menjalankan program tersebut.