Penyakit saluran pernapasan dan saluran pencernaan menjadi kasus yang paling banyak diklaim melalui BPJS Kesehatan di Kabupaten Cirebon. Dinas Kesehatan (Dinkes) menyebutkan bahwa kasus tersebut tersebar hampir merata di berbagai kecamatan dan sangat dipengaruhi oleh pola hidup masyarakat.
Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon mencatat Penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) serta gangguan saluran pencernaan menjadi kasus terbanyak dalam pelayanan kesehatan yang diklaim melalui jaminan tersebut. Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon, Diding Safirudin, menjelaskan bahwa kasus ISPA dan gastritis merupakan jenis penyakit yang paling sering ditemukan, baik di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) maupun di rumah sakit rujukan.
Menurut Diding, tingginya angka kasus tersebut tidak lepas dari pola makan dan pola hidup masyarakat sehari-hari. Konsumsi makanan siap saji, kurangnya waktu istirahat, serta menurunnya daya tahan tubuh menjadi faktor risiko utama yang perlu diwaspadai secara serius.
Baca Juga:Jalan Kedondong Luwung Kencana Susukan Rusak & Dikeluhkan – VideoDLH Kab. Cirebon Berencana Bangun TPA Baru Di Gempol – Video
Khusus untuk penyakit ISPA, kondisi lingkungan yang kurang bersih dan tingginya paparan polusi udara di jalanan juga dinilai berperan besar dalam meningkatkan risiko gangguan saluran pernapasan pada warga.
Oleh karena itu, Diding mengimbau masyarakat agar mulai membangun kebiasaan hidup sehat melalui Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas). Langkah nyata yang bisa dilakukan adalah dengan rutin mengonsumsi makanan bergizi, berolahraga secara teratur, menjaga waktu istirahat yang cukup, serta menghindari rokok dan minuman beralkohol. Langkah preventif ini dinilai sangat penting untuk menekan risiko penyakit sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat di Kabupaten Cirebon secara menyeluruh.