Tragedi di Beijing, Pilot Tewas usai Pesawat Menabrak Gedung Setinggi 528 Meter

Insiden ini mengakibatkan pilot pesawat meninggal dunia, sementara 13 orang lainnya mengalami luka-luka.
src-img : pexels
0 Komentar

RADARCIREBON.TV – Sebuah kecelakaan udara langka terjadi di Beijing, China, setelah sebuah pesawat ringan menabrak CITIC Tower, gedung pencakar langit tertinggi di ibu kota tersebut, pada Jumat (26/6). Insiden ini mengakibatkan pilot pesawat meninggal dunia, sementara 13 orang lainnya mengalami luka-luka.

Hingga kini, pihak berwenang masih menyelidiki penyebab kecelakaan yang mengejutkan tersebut. Belum ada keterangan resmi mengenai faktor yang memicu pesawat kehilangan kendali hingga menghantam bangunan bertingkat itu.

Pilot Tewas dalam Kecelakaan Pesawat di CITIC Tower Beijing

Menurut keterangan Otoritas Distrik Chaoyang, kecelakaan terjadi sekitar pukul 17.55 waktu setempat. Pesawat yang terlibat merupakan pesawat ringan bermesin tunggal dengan dua kursi.

Baca Juga:HP Android Ternyata Punya Tanggal Kedaluwarsa, Begini Cara MengeceknyaKronologi Pesawat Garuda Indonesia Berputar 4,5 Jam di Langit India, Imbas Penutupan Ruang Udara

Pilot Menjadi Satu-satunya Penumpang

Saat insiden berlangsung, hanya pilot yang berada di dalam pesawat. Akibat benturan tersebut, pilot dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Selain korban jiwa, sebanyak 13 orang yang berada di sekitar lokasi mengalami luka-luka akibat dampak kecelakaan. Namun, otoritas belum merinci tingkat keparahan cedera yang dialami para korban.

Saksi Melihat Puing Pesawat di Dasar Gedung

Sejumlah saksi mata melaporkan adanya puing-puing pesawat yang berserakan di dasar CITIC Tower, gedung setinggi 528 meter yang menjadi bangunan tertinggi di Beijing.

Jurnalis AFP yang berada di lokasi juga melihat adanya lubang pada salah satu jendela di lantai atas gedung, diduga akibat benturan pesawat.

Api Berhasil Dipadamkan

Rekaman video dari warga memperlihatkan mobil pemadam kebakaran menyemprotkan air ke kobaran api kecil di area sekitar gedung. Potongan badan pesawat juga tampak berada di sisi bangunan setelah kecelakaan terjadi.

Tak lama berselang, polisi dan ambulans memenuhi lokasi untuk melakukan penanganan darurat. Petugas keamanan kemudian membatasi akses ke area kejadian dan melarang masyarakat mengambil foto.

Penyelidikan Masih Berlangsung

Pihak berwenang menyatakan penyebab kecelakaan masih dalam proses penyelidikan.

Baca Juga:Sering Chat tapi Responsnya Dingin? Ini 5 Tandanya Dia Tidak MenyukaimuCara Mengatasi Rasa Bosan dalam Hubungan agar Cinta Tetap Bertahan

CITIC Tower sendiri memiliki 108 lantai di atas permukaan tanah serta tujuh lantai bawah tanah. Gedung tersebut mampu menampung sekitar 12.000 pekerja kantor.

Insiden ini menjadi perhatian karena terjadi di Beijing, wilayah yang dikenal memiliki aturan sangat ketat terkait penggunaan ruang udara. China selama ini membatasi lalu lintas penerbangan, terutama di kawasan perkotaan, demi menjaga keamanan publik.

0 Komentar