Ia menilai tarif baru tersebut masih sejalan dengan mekanisme perhitungan biaya energi yang menjadi komponen terbesar dalam penetapan tarif listrik.
Broadstock juga menyebut pemerintah sebelumnya telah memberikan peringatan mengenai potensi kenaikan biaya energi di tengah kondisi pasar global yang masih bergejolak.
Pasar Energi Global Masih Diliputi Ketidakpastian
Menurut Broadstock, pasar energi dunia hingga kini masih menghadapi ketidakpastian.
Baca Juga:7 Ciri-Ciri Orang Toxic di Kantor yang Perlu Diwaspadai, Apakah Ada di Tempat Kerja Anda?Luhut Minta Maaf ke Investor Global di Singapura: Kami Mohon Maaf Jika Anda Terdampak Gejolak Pasar Indonesia
Salah satu faktor yang memengaruhi kondisi tersebut adalah proses negosiasi perdamaian antara Amerika Serikat dan Iran yang masih berlangsung.
Situasi geopolitik seperti ini dinilai dapat memengaruhi harga bahan bakar global, termasuk gas alam yang menjadi sumber utama pembangkit listrik di Singapura.
Tarif Energi Dievaluasi Setiap Kuartal
SP Group dan City Energy melakukan evaluasi tarif listrik maupun gas setiap tiga bulan sesuai pedoman yang ditetapkan EMA.
Besaran tarif dapat berubah dari satu kuartal ke kuartal berikutnya karena dipengaruhi fluktuasi harga bahan bakar di pasar global.
Penetapan tarif sendiri didasarkan pada harga gas alam selama dua setengah bulan pertama pada kuartal sebelumnya.
