RADARCIREBON.TV – Tarif listrik Singapura mengalami kenaikan mulai periode Juli hingga September 2026. Peningkatan tarif ini dipicu oleh melonjaknya harga gas alam di pasar global yang dipengaruhi konflik yang masih berlangsung di kawasan Timur Tengah.
Selain tarif listrik, biaya jaringan gas kota untuk rumah tangga juga ikut mengalami penyesuaian. Otoritas Pasar Energi Singapura (Energy Market Authority/EMA) menyebut kenaikan tersebut berkaitan erat dengan meningkatnya biaya bahan bakar yang menjadi komponen utama pembangkit listrik.
Harga Gas Alam Naik akibat Konflik Timur Tengah
EMA menjelaskan bahwa harga gas alam mulai mengalami lonjakan sejak akhir Februari 2026.
Baca Juga:7 Ciri-Ciri Orang Toxic di Kantor yang Perlu Diwaspadai, Apakah Ada di Tempat Kerja Anda?Luhut Minta Maaf ke Investor Global di Singapura: Kami Mohon Maaf Jika Anda Terdampak Gejolak Pasar Indonesia
Kondisi tersebut berlanjut sepanjang April hingga Juni, sehingga biaya produksi listrik maupun distribusi gas kota ikut meningkat.
Karena sebagian besar pembangkit listrik di Singapura bergantung pada gas alam, perubahan harga komoditas tersebut langsung berdampak pada tarif energi yang dibayarkan konsumen.
Tarif Listrik Rumah Tangga Naik pada Kuartal III 2026
Perusahaan penyedia listrik SP Group mengumumkan bahwa tarif listrik rumah tangga untuk kuartal III 2026 mengalami kenaikan sebesar 4,64 sen per kilowatt-jam (kWh) dibanding kuartal sebelumnya.
Tarif Baru Listrik Rumah Tangga
Mulai Juli hingga September 2026, tarif listrik rumah tangga menjadi:
- 31,91 sen per kWh, sebelum pajak barang dan jasa (PPN).
Sementara itu, secara keseluruhan, termasuk pelanggan nonrumah tangga, tarif listrik rata-rata naik sekitar 17,5 persen atau 4,66 sen per kWh dibandingkan kuartal sebelumnya.
Tarif Gas Kota Ikut Mengalami Penyesuaian
Tidak hanya listrik, tarif jaringan gas kota juga mengalami kenaikan.
Dalam pernyataan terpisah, City Energy menyampaikan bahwa tarif gas untuk pelanggan rumah tangga meningkat sebesar 1,56 sen per kWh dibanding kuartal sebelumnya.
Baca Juga:BBM B50 Resmi Meluncur Besok, Berapa Harga Biodiesel Terbaru di Indonesia?Spam Promosi Judi Online Meningkat, Komdigi Perkuat Kerja Sama dengan Meta
Tarif Gas Rumah Tangga Terbaru
Tarif gas rumah tangga kini menjadi:
- 23,48 sen per kWh, sebelum PPN.
Kenaikan ini merupakan bagian dari penyesuaian biaya energi yang dipengaruhi harga gas alam di pasar internasional.
Kenaikan Tarif Dinilai Sudah Diperkirakan
Mitra perusahaan konsultan energi The Lantau Group, David Broadstock, mengatakan kenaikan tarif listrik sebenarnya sudah diprediksi sebelumnya.
Meski demikian, menurutnya besaran kenaikan kali ini lebih tinggi dari perkiraan awal.
