Keberhasilan inisiatif ini dapat menjadi contoh kuat bagi daerah lain di Indonesia yang berupaya memperkuat identitas lokal mereka. Ini menunjukkan bahwa pelestarian budaya dan modernisasi administratif tidak saling bertentangan tetapi dapat berjalan beriringan untuk menciptakan struktur pemerintahan yang lebih hidup dan bermakna.
Ringkasan Proposal
Berikut tabel yang memberikan gambaran jelas tentang aspek-aspek kunci dari usulan perubahan nama ini:
| Aspek | Rincian |
|---|---|
| Nama Saat Ini | Provinsi Jawa Barat |
| Nama yang Diusulkan | Tatar Sunda |
| Status | Disetujui oleh semua fraksi untuk melanjutkan ke tahap legislasi berikutnya |
| Langkah Selanjutnya | Penyempurnaan naskah akademik; diproses melalui Pansus atau Komisi I |
| Persetujuan Akhir | Pemerintah Pusat (sesuai UU No. 23 Tahun 2014) |
| Pengusul Utama | Akademisi, budayawan, sejarawan Sunda, dan Komisi I DPRD Jawa Barat |
| Rentang Historis | Membentang dari Banten hingga Cipamali (Tegal, Jawa Tengah), termasuk Jakarta |
| Inisiatif Lebih Luas | Penamaan Daerah Otonomi Baru dengan nama lokal Sunda |
Melihat ke Depan: Jalan Menuju Realisasi
Meskipun jalan kini semakin jelas, perjalanan untuk secara resmi mengganti nama Jawa Barat menjadi Tatar Sunda masih berada di tahap tengah. Bulan-bulan mendatang akan ditandai dengan diskusi intensif, penyempurnaan naskah akademik, dan penetapan mekanisme hukum dan administratif yang tepat. Partisipasi aktif dari semua pemangku kepentingan—dari legislatif dan akademisi hingga masyarakat umum—akan sangat penting dalam menavigasi upaya yang kompleks namun bermakna ini.
Baca Juga:40 Ponpes Di Jawa Barat Dibekali Penguatan UMKM – Video23.470 Pekerja Kena PHK Selama 2026, Jawa Barat Jadi Provinsi dengan Kasus Tertinggi
Pemerintah provinsi telah menegaskan komitmennya terhadap proses ini dengan secara menyeluruh mengkaji dan mempelajari proposal tersebut. Mereka kini menunggu instruksi lebih lanjut untuk menentukan langkah birokrasi yang tepat yang harus diikuti. Ini menunjukkan upaya kolaboratif antara lembaga legislatif dan eksekutif untuk mewujudkan visi ini.
Bagi jutaan orang yang menyebut Jawa Barat sebagai rumah, potensi perubahan ini sangat besar. Ini mewakili kesempatan untuk merangkul nama yang beresonansi dengan jiwa wilayah—nama yang berbicara tentang masa lalu yang mulia dan masa depan yang menjanjikan. Ini adalah deklarasi bahwa identitas itu penting, bahwa sejarah tidak dilupakan, dan bahwa sebuah provinsi dapat berdiri tegak dengan nama yang benar-benar mencerminkan karakternya.
