Sistem Verifikasi Menggunakan “Jabat Tangan Digital”
Fitur ini bekerja secara otomatis setelah tersedia di perangkat dan diaktifkan.
Menurut Google, sistem tersebut menggunakan mekanisme yang diibaratkan sebagai “jabat tangan digital” antarperangkat.
Ketika dua pengguna yang sama-sama memakai Phone by Google saling menelepon, perangkat penelepon akan mengirimkan sinyal verifikasi secara diam-diam dan berlangsung secara real time. Sinyal ini memastikan bahwa panggilan benar-benar berasal dari perangkat milik kontak tersebut.
Baca Juga:Benarkah Anggaran MBG 2027 Jadi Rp174 Triliun? Begini Kata PurbayaGoogle Ubah Sistem Pembayaran Play Store Mulai 30 Juni 2026, Pengembang Dapat Gunakan Metode Pembayaran Ekst
Proses verifikasi memanfaatkan teknologi Rich Communication Services (RCS) yang telah dilindungi dengan enkripsi end-to-end, sehingga menurut Google tetap menjaga privasi pengguna.
Peringatan Muncul Jika Terdeteksi Panggilan Palsu
Apabila ada pihak yang mencoba menyamar sebagai salah satu kontak pengguna, proses verifikasi tidak akan berjalan sebagaimana mestinya.
Perangkat penerima kemudian akan mengirim sinyal pengecekan ke perangkat asli milik kontak yang ditiru.
Jika perangkat tersebut memberikan respons bahwa pemiliknya tidak sedang melakukan panggilan, sistem akan menampilkan peringatan di layar agar pengguna segera mengakhiri telepon karena diduga merupakan panggilan palsu.
Cara Menonaktifkan Fitur
Google juga memberikan kebebasan kepada pengguna untuk mengelola fitur ini.
Apabila tidak ingin menggunakannya, pengguna dapat menonaktifkan fitur deteksi panggilan palsu melalui menu pengaturan pada aplikasi Phone by Google.
Ketersediaan Fitur
Google menyatakan bahwa fitur deteksi telepon palsu mulai diluncurkan secara global untuk perangkat Android 12 atau versi yang lebih baru.
Baca Juga:Cara Berkomunikasi dengan Kucing Lewat Bahasa Tubuh, Ini 7 Langkah yang Bisa DicobaMulut Sering Bau? Coba 5 Makanan Alami yang Bantu Menyegarkan Napas
Peluncuran diawali pada lini Pixel, sementara aplikasi Phone by Google sendiri telah menjadi aplikasi telepon bawaan di sebagian besar perangkat Android.
