Kurang Sinar Matahari Bisa Berdampak Buruk bagi Tubuh, Ini 5 Efeknya

Kekurangan paparan sinar matahari dalam jangka waktu tertentu dapat memengaruhi berbagai sistem tubuh.
Berjemur secara rutin membantu tubuh memproduksi vitamin D yang penting untuk menjaga kesehatan tulang, meningkatkan daya tahan tubuh, dan memperbaiki suasana hati. src-img : pexels
0 Komentar

RADARCIREBON.TV – Kurangnya paparan sinar matahari dapat memberikan dampak yang cukup besar bagi kesehatan tubuh. Padahal, berjemur selama sekitar 10 hingga 30 menit setiap hari dapat membantu tubuh memproduksi vitamin D yang dibutuhkan untuk menjaga berbagai fungsi penting, mulai dari kesehatan tulang hingga daya tahan tubuh.

Mengutip informasi dari Cleveland Clinic, sekitar 90 persen kebutuhan vitamin D berasal dari paparan sinar matahari. Saat kulit terkena sinar ultraviolet-B (UVB), tubuh akan mengubah molekul kolesterol di kulit menjadi vitamin D3 yang kemudian diproses menjadi bentuk aktif vitamin D.

Vitamin D memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan tulang, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, membantu fungsi otak, mendukung kesehatan jantung, hingga menjaga suasana hati tetap stabil. Namun, kesibukan sehari-hari atau kondisi cuaca sering kali membuat seseorang jarang mendapatkan sinar matahari yang cukup.

Baca Juga:Argentina Siapkan Laga Perpisahan Bersejarah untuk Lionel Messi yang Tunda PensiunIni Dia! 10 Makanan Ampuh Atasi Kekurangan Vitamin D

Mengapa Tubuh Membutuhkan Sinar Matahari?

Sinar matahari bukan hanya memberikan rasa hangat, tetapi juga membantu tubuh menjalankan berbagai proses biologis yang penting. Produksi vitamin D menjadi salah satu manfaat utama yang sulit digantikan hanya dari makanan.

Kekurangan paparan sinar matahari dalam jangka waktu tertentu dapat memengaruhi berbagai sistem tubuh. Berikut beberapa efek kurang sinar matahari yang perlu diketahui.

1. Suasana Hati Menurun hingga Berisiko Depresi

Paparan Matahari Berpengaruh pada Hormon Serotonin

Salah satu dampak paling sering dikaitkan dengan kurangnya sinar matahari adalah perubahan suasana hati. Banyak orang merasa lebih murung saat cuaca mendung atau musim dingin karena paparan cahaya matahari menjadi lebih sedikit.

Sinar matahari membantu mengaktifkan kelenjar pineal di otak yang berhubungan dengan produksi serotonin, yaitu neurotransmitter yang sering dikenal sebagai hormon perasaan senang. Serotonin berfungsi mengirimkan sinyal antar sel saraf dan berperan dalam menjaga suasana hati tetap positif.

Ketika produksi serotonin menurun, seseorang dapat lebih mudah merasa sedih, kehilangan semangat, atau mengalami perubahan suasana hati.

2. Berat Badan Lebih Mudah Naik

Metabolisme Tubuh Bisa Menjadi Kurang Optimal

Paparan sinar matahari juga membantu tubuh memperoleh oksida nitrat yang berperan dalam menjaga metabolisme tetap berjalan dengan baik serta membantu mengendalikan nafsu makan.

0 Komentar