Cuaca Buruk Dan Muara Dangkal – Video

Cuaca Buruk Dan Muara Dangkal
0 Komentar

Cuaca buruk yang berlangsung lebih dari satu bulan terakhir berdampak pada aktivitas nelayan di Desa Limbangan, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, Sabtu siang. Angin kencang dan gelombang tinggi memaksa nelayan pulang lebih cepat, sehingga hasil tangkapan menurun dan pendapatan mereka ikut terdampak.

Cuaca buruk yang berlangsung lebih dari satu bulan terakhir berdampak pada aktivitas nelayan di Desa Limbangan, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, Sabtu siang.

Angin kencang disertai gelombang tinggi membuat para nelayan di Desa Limbangan tidak dapat melaut secara maksimal. Meski berangkat sejak pukul empat hingga lima dini hari, sebagian besar nelayan terpaksa kembali ke daratan sekitar pukul delapan atau sembilan pagi karena kondisi laut yang membahayakan.

Baca Juga:Polemik Tunjangan DPRD, Pimpinan Dewan Minta Dibangunkan Rumah Dinas – VideoHarga Pakan Naik dan Cuaca Ekstrem, Nelayan Suranenggala Kidul Diberi Mesin Pakan Mandiri – Video

Situasi tersebut membuat waktu melaut jauh lebih singkat dibanding kondisi normal. Akibatnya hasil tangkapan ikan menurun sehingga pendapatan nelayan tidak mampu memenuhi kebutuhan sehari-hari secara optimal.

Sebagian nelayan yang memiliki pekerjaan lain beralih sementara menjadi petani. Namun, mayoritas warga yang menggantungkan hidup sebagai nelayan hanya memanfaatkan waktu di darat untuk memperbaiki jaring dan perlengkapan melaut sambil menunggu cuaca kembali bersahabat.

Selain cuaca ekstrem, nelayan juga mengeluhkan kondisi alur muara yang semakin dangkal. Saat air laut surut, perahu sulit keluar masuk sehingga aktivitas melaut semakin terhambat.

Para nelayan berharap pemerintah segera melakukan pengerukan alur muara sekaligus memberikan perhatian terhadap kondisi yang mereka hadapi, sehingga aktivitas melaut dapat kembali berjalan lancar dan perekonomian nelayan tetap terjaga.

0 Komentar