DPRD Kabupaten Cirebon mendorong pelaksanaan program Kampung Bersih agar lebih terarah dan memiliki target penyelesaian yang jelas. Masukan tersebut disampaikan dalam rapat pembahasan KUA-PPAS tahun anggaran 2027, bersama Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Cirebon.
DPRD Kabupaten Cirebon mendorong pelaksanaan program Kampung Bersih agar lebih terarah dan memiliki target penyelesaian yang jelas. Program Kampung Bersih menjadi salah satu pembahasan dalam rapat KUA-PPAS tahun anggaran 2027, antara DPRD dan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Cirebon. DPRD menilai, program tersebut perlu dirancang lebih efektif agar manfaatnya dapat dirasakan secara maksimal oleh masyarakat.
Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, Sophi Zulfia, menyampaikan bahwa pelaksanaan program secara bertahap perlu dibarengi dengan target penyelesaian yang terukur. Menurutnya, penyelesaian di sejumlah lokasi secara tuntas akan lebih efektif dibandingkan pelaksanaan yang tersebar dalam waktu yang panjang.
Baca Juga:177 Blangko Buku Nikah Dicuri, Kemenag Blokir Nomor Seri Cegah Penyalahgunaan – VideoAktivis Alamku Dukung Kejari Usut Masalah Tunjangan DPRD – Video
Selain itu, ia mengingatkan agar pengadaan sarana dan prasarana disesuaikan dengan tahapan penyelesaian program. Hal tersebut dinilai penting, untuk menghindari risiko fasilitas mengalami kerusakan sebelum seluruh rangkaian program selesai dilaksanakan.
Ia juga menekankan pentingnya indikator keberhasilan program Kampung Bersih. Dengan indikator yang jelas, pelaksanaan program dapat dievaluasi secara objektif, sekaligus memastikan tujuan peningkatan kualitas lingkungan benar-benar tercapai.
Melalui pembahasan KUA-PPAS 2027 ini, DPRD berharap program Kampung Bersih ke depan memiliki perencanaan yang lebih terarah, sehingga penggunaan anggaran menjadi lebih efektif, dan hasilnya dapat memberikan dampak nyata bagi kebersihan lingkungan di Kabupaten Cirebon.