Kesulitan berkonsentrasi, mudah lupa, atau merasa pikiran terasa “berkabut” (brain fog) juga dapat menjadi tanda tubuh menerima terlalu banyak gula.
Perubahan kadar gula darah diketahui dapat memengaruhi fungsi otak, termasuk kemampuan berpikir dan mengingat.
5. Suasana Hati Mudah Berubah
Jika belakangan ini Anda lebih mudah marah, sensitif, atau suasana hati cepat berubah, penyebabnya bisa saja berkaitan dengan konsumsi gula yang berlebihan.
Baca Juga:10 Superfood Penurun Gula Darah yang Direkomendasikan Ahli, Cocok untuk Penderita DiabetesJangan Cuma Nasi Putih! Ini 7 Makanan Penstabil Gula Darah yang Wajib Ada di Dapur Anda
Setelah efek lonjakan energi akibat konsumsi gula mereda, tubuh akan mengalami penurunan energi yang turut memengaruhi kondisi emosional.
6. Perut Sering Kembung
Asupan gula yang tinggi juga dapat mengganggu keseimbangan bakteri baik di saluran pencernaan.
Kondisi tersebut dapat menyebabkan perut terasa kembung, menghasilkan lebih banyak gas, atau menimbulkan rasa tidak nyaman setelah makan.
7. Makanan Alami Terasa Kurang Manis
Jika buah atau makanan alami mulai terasa kurang manis dibanding biasanya, bisa jadi lidah sudah terbiasa mengonsumsi makanan dengan kadar gula tinggi.
Akibatnya, tubuh membutuhkan lebih banyak gula untuk memperoleh sensasi rasa manis yang sama.
Cara Mengurangi Konsumsi Gula Secara Bertahap
Mengurangi gula tidak harus dilakukan secara drastis. Ada beberapa langkah sederhana yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Kurangi Minuman Manis
Mulailah mengganti minuman berpemanis dengan pilihan yang lebih sehat, seperti:
Baca Juga:Apakah Hepatitis Menular Lewat Makanan? Ini Perbedaan Hepatitis A, B, C, D, dan EBGN Tegaskan Dapur MBG Dilarang Gunakan LPG 3 Kg, Minyakita, dan Beras SPHP
- Air putih
- Teh tanpa gula
- Infused water
Perbanyak Konsumsi Makanan Utuh
Pilih makanan yang lebih alami, seperti:
- Buah-buahan
- Sayuran
- Protein tanpa lemak
- Sumber karbohidrat tinggi serat
Jenis makanan tersebut membantu memberikan rasa kenyang lebih lama sekaligus menjaga kadar gula darah tetap stabil.
Biasakan Membaca Label Gizi
Saat membeli makanan atau minuman kemasan, perhatikan informasi nilai gizi, terutama kandungan gula tambahan (added sugar).
Langkah sederhana ini dapat membantu Anda memilih produk dengan kandungan gula yang lebih rendah.
Menjaga Pola Makan Seimbang adalah Kunci
Membatasi konsumsi gula bukan berarti harus menghilangkannya sepenuhnya dari pola makan.
Yang terpenting adalah menjaga keseimbangan asupan makanan dan mengonsumsi gula sesuai kebutuhan tubuh. Dengan begitu, tubuh tetap memperoleh energi tanpa meningkatkan risiko gangguan kesehatan akibat konsumsi gula berlebihan.
